Ruse Or Love

Ruse Or Love

  • WpView
    Reads 1,042
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 15, 2022
"hei...hei..Ssst... diamlah" Luna berhenti berteriak dan terdiam ketika merasakan bahwa ada sesuatu yang menyentuh bibirnya. Jari telunjuk Ryan kini tepat berada didepan bibir Luna. Seketika Luna merasakan jantungnya berdetak sangat cepat dan wajahnya terasa memanas. Bukan karena kesal ataupun marah tapi karena ia malu diperlakukan seperti ini oleh seorang pria. Ryan menurunkan jarinya ketika menyadari bahwa wajah Luna menunduk dan membuat rambut hitamnya yang panjang menutupi seluruh wajahnya. # # # "tadi kau kaget seperti melihat hantu tapi, justru sekarang kau lah yang terlihat seperti hantu. Ck..." ~Ryan # # # "Ap...apa... Maksudmu? Siapa yang mengejarku dan kenapa mereka mengejarku?" ~Luna
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Destiny
  • DESTINY FOR DARKLAND
  • Dark+ Light
  • Cinta Dua Waktu
  • IAM BAD MATE [end]
  • Frost ✔️
  • WOOS
  • THE BROKEN TWIGS
  • Lautan tak berujung
  • complicated feeling | ✓
Destiny

Isekai Bagi Hikari hanya sebuah genre komik yang sering dia baca, tapi apa jadinya jika dirinya sendiri malah terjebak dan mengalami kejadian persis seperti komik dan novel bacaannya. ------------ Jarak di antara mereka hampir hilang. Hinata bisa merasakan napas hangat Shikamaru di atas kulitnya, begitu dekat hingga setiap helaan napasnya mengirimkan sensasi yang menjalar di sepanjang punggungnya. Tangannya masih bertumpu di pinggangnya, menggiringnya dalam gerakan yang seakan hanya mereka berdua yang tahu ritmenya. Lalu, tanpa peringatan, Shikamaru menundukkan kepala sedikit, mendekat ke sisi lehernya, tepat di bawah telinganya. "Hinata..." ------- Tangan Sasuke yang tadi masuk saku sekarang bertumpu di pagar balkon, tepat di sampingnya. Dia tidak menyentuhnya, tapi kehadirannya terasa begitu nyata. Hinata bisa mencium aroma jasnya yang masih menyimpan sisa dingin udara malam. "Dan saat aku seperti ini, kau juga tidak tahu?" Sasuke bertanya lagi, nada suaranya rendah dan dalam. Jari Hinata sedikit mencengkeram gaunnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines