Amethyst

Amethyst

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 3, 2016
Egois, sensitif, pemarah adalah sifat yang sudah dimiliki Amethyst dari kecil. Orang tuanya sudah sangat capek mengurus Amethyst lantaran dia seperti itu. Hingga akhirnya orangtua Amethyst tak mau menuruti perkataan Amethyst lagi. Amethyst pun marah besar karena hal itu. Amethyst kabur dari rumah menuju tempat yang membuat hidupnya berubah. Untuk selamanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seven Crazies [Re-publish]
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Crown And City
  • If You Know.. That My Feeling
  • Scond Life Fake Nerd
  • Garis Keras - SQueensl (On Going)
  • VALMORA
  • DLS [ 2 ] Ansellina
  • Mars dan Venus

SERUMAH SAMA COWOK BEGAJULAN SEMUA??? Satu kata, "Kampret!" Itu yang terlintas di benak Kanis akhir-akhir ini. Coba bayangkan, hidupnya yang tentram dan damai tiba-tiba menjadi repot saat dirinya didaulat menjadi dukun spesialis cinta dadakan. Tujuh cowok somplak dan sontoloyo bertitle sepupunya itu sukses membuat mental tahu-nya tertekan. "Nisnis, bantuin gue deketin si anu dong," "Kalau gue bantu, dapat apa nih gue?" "Insyallah dapat hikmahnya." Ah, rasanya Kanis ingin meneguk segelas wipol saat ini juga. *** WARNING! Cerita ini mengandung unsur halu berlebihan, dapat menyebabkan kebengekan, keolengan, dan kebucinan. Jika anda penasaran, silakan baca dan rasakan sensasinya. Pssstt! Ada banyak meme juga di dalamnya sis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines