Darah Putih-Abu

Darah Putih-Abu

  • WpView
    Reads 3,433
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 4, 2016
Panggil aku Rama. Aku ingin bercerita tentang sekolahku. Sekolahku adalah tempat terbaik untuk bertumbuh: Guru-guru, dengan pakaian rapi dan rambut kelimis, tersenyum ramah menyambut semua murid yang memasuki kelas penuh harapan. Guru, begitu kami menyapa mereka, seperti makna sesungguhnya: Teladan utama yang benar-benar patut digugu dan ditiru. Di kelas, pelajaran-pelajaran disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Murid-murid saling membantu-mengulurkan tangan untuk siapa saja yang terjatuh dan menyapa hangat saat temannya kesepian. Tak ada kata-kata kotor di sana, tak ada umpatan dan caci-maki, semua yang terlontar dari lidah semua orang bagai madah yang mengalun indah. Di sekolahku, ada cinta dan persahabatan, juga hal-hal lainnya yang karena begitu indah sekaligus menyenangkan menjadi tak bisa dilukiskan kata-kata. Ya, tak tertolak, sekolahku adalah tempat yang paling tepat untuk menempa diri dan menyiapkan masa depan! Di sanalah kami mendapatkan ilmu pengetahuan, pengalaman-pengalaman, kebenaran-kebenaran. Di sekolahku, tak ada hal lain kecuali baik dan benar, dari logika, etika, hingga estetika. Tak ada yang lebih baik dari tempat ini. Semuanya berjalan tertib dan sesuai harapan. Barangkali, jika kitab suci belum selesai dituliskan, sekolahku bisa diandaikan sebagai surga di dunia! Di sekolahku, saat murid-muridnya lulus, mereka bisa bergembira merayakan keberhasilannya dalam pesta apa saja yang paling membuat mereka berbahagia. Setelah semua itu, mereka akan mendapatkan pekerjaan yang baik, menjadi orang baik-baik, sukses dan kaya raya, mendapatkan jodoh dan berkeluarga, hidup bahagia selama-lamanya... Itulah sekolahku. Jika tak percaya, datanglah ke sana: Maka kau akan menemukan kebohongan-kebohongan semacam ini, lebih banyak lagi!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekolah Tanpa Sekolahan
  • 100%(on Going)
  • RIMBA MERUN
  • ALENCHA [END]
  • THE PREMIUM CLASS ( ON GOING )
  • The Golden Age
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Do'a Dan Penantian!🌻
  • [BUKAN] Couple Goals 2

Sekolah menghadirkan cara-cara terbaik untuk membuat anak-anak berkembang sesuai dengan bakatnya masing-masing. Ia akan lahir kekuatan besar dalam menjalani hidup yang serba instan dan serba monoton. Meringkus semua genre kehidupan dalam dimensi yang mereka kuasai. Lalu mereka bisa survive dalam jarak yang bisa mereka rengkuh. Disisi lain sekolah bukan tempat loundry yang akan mengubah seluruh potensial mereka, lalu mengubur semua jiwa tak lurus dalam satu wadah "anak-anak sempurna", mungkin sempurna adalah kata yang paling 'menjijikan' bagi mereka yang tak sempurna. Karena sempurna tak patut tersemat pada diri kita manusia. Kita terlalu banyak melihat hal-hal yang serba sempurna, padahal banyak yang sempurna tapi tak sempurna. Sekolah sejati bukan ancaman yang akan meneror segala keterbatasan pada diri anak, Ia bisa menjadi kawan yang menyenangkan. Seperti mendengar cerita. Cerita itu tidak mengancam pikiran, ia bisa kita nikmati dalam bentuk apapun. Dan cerita yang baik adalah cerita yang mampu memikat pikiran. Kita sering menghidangkan segala jenis makanan dalam urutan Tata Boga yang 'menjengkelkan", tapi mungkin terlewat seni menumbuhkan kembangkan anak pada level yang proporsional. Mungkin kita perlu jurus maut untuk menghadapi anak-anak yang bukan zaman kita lagi. Kehangatan komunikasi, cinta yang tulus, dan motivasi yang abadi bisa memutus mata rantai keheningan, kekosongan, dan kebingungan. Yang sempat mereka jejaki dalam masa-masa tertentu. Hingga mengendap berlarat-larat dalam dimensi yang tidak sempat kita sentuh dan dekap. Lalu menjauhkan mereka dari kerapuhan dan segala turunannya. Mari kita rengkuh jiwa mereka dengan tatapan yang meyakinkan, hingga tumpah ruah tak terhingga. Melampaui fungsi algoritma yang membumbung dan rumit. Ini hanya torehan yang mencoba melihat dunia anak dari sebuah sudut yang berimbang dan tidak berat sebelah. Selamat membaca kawan. Salam Tude San.

More details
WpActionLinkContent Guidelines