Ugly Wife

Ugly Wife

  • WpView
    LETTURE 1,852,267
  • WpVote
    Voti 69,612
  • WpPart
    Parti 39
WpMetadataReadCompleta gio, ott 4, 2018
{Sudah Tersedia Ebooknya di Playstore} Nisa memilih membesarkan anaknya seorangdiri saat secara tidak sengaja ia mendengar percakapan antara ibu mertua dan suaminya mengatakan bahwa ia akan di pisahkan dari anak yang sedang dikandungnya ketika anaknya sudah lahir. Namun saat anaknya ber usia beberapa bulan ia terkena sakit yang mematikan dan hanya dapat disembuhkan dengan cara transfusi dalah tali pusat saudara kandung, lalu apakah yang akan Nisa lakukan untuk membuat anaknya sembuh dari penyakit itu. Haruskah dia kembali pada mantan suaminya yang ternyata sudah memiliki tunangan dan sebentar lagi akan menikah atau membiarkan anaknya meninggal secara perlahan. Tegakah ia melakukannya jika pilihan kedua yang di pilihnya. Beberapa part sudah dihapus.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Istri Cadangan
  • My Baby Boy [TAMAT]
  • REIGA : Ayah Sambung Anakku [√]
  • JEEVANA
  • Let it Flow   (SUDAH TERBIT)
  • Baby Girl
  • ISTRI SETELAH CINTA
  • Unpredictable Wedding
  • MEANT TO BE  [TAMAT]
  • The Bleeding Lady [completed]

(SUDAH DITERBITKAN) "Ibra aku punya syarat kalau kamu mau menikah denganku. Aku nggak mau hamil, aku masih mau melanjutkan karierku dulu, karena saat ini waktu yang tepat untuk berjuang mengejar impianku. Tapi, jangan kecewa dulu! Aku punya solusi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Kamu diharuskan menikah secepatnya karena keluargamu menginginkan keturunan darimu, kan? Aku mempersilakan kamu memiliki buah hati dengan wanita lain. Dengan satu syarat, aku yang memilihkan wanita itu. Dan kabar gembiranya lagi, aku sudah mempunyai calon untukmu. Dia sepupuku, wajahnya mirip denganku." "Lalu ... kamu mau dia yang hamil seolah anak itu hasil buah cinta kita?" "Iya, bisa dibilang seperti itu. Kamu tenang saja, sampai dia hamil aku akan berada di luar negeri menyelesaikan pekerjaanku. Setelah dia melahirkan, maka perjanjian kita dengannya selesai." "Kalian gila! Lalu, selama dia hamil dia akan ada di mana? Kamu tidak akan meninggalkannya sendirian, kan? Demi Tuhan, Ris, ada anakku di dalam sana nantinya." "Dia akan ada di apartemenku. Kamu tenang saja, dia wanita yang mandiri. Kalau kamu mau mengajaknya tinggal di rumahmu aku tidak masalah selama tidak ketahuan orang." "Baiklah, asal kamu mau menikah denganku." "Tapi, satu hal permintaannya yang harus kita turuti." "Ya?" "Dia mau ... kamu juga menikahinya sebagai istri keduamu." "Apa?"

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti