We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hope
  • WpView
    Reads 163
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 14, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Pernah kah seseorang mengatakan padamu, agar tidak berharap terlalu tinggi, jika tidak ingin terhempas dengan kesakitan? Itulah Alexander Dewantara. Ia dingin dan terluka, karena berharap terlalu tinggi pada seorang gadis yang tidak mencitainya Ia pergi, berusaha melupakan. Hingga hantu masa lalunya datang, mengatakan hal mengejutkan, membuatnya tergiur. Namun, mampukah ia berdamai, ketika ia bahkan sudah menyerah dan berhenti berharap? Ini kisah klise Alexander Dewantara yang berusaha menata harapannya yang berantakan Padang, 16 Januari 2016 ------------
All Rights Reserved
#477
hope
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maafkan Aku
  • dimana janji tersebut
  • Bittersweet
  • Tentang Rasaku
  • It's Complicated Love Story
  • You're Here, But Not For Me
  • Putri Khayal [10/10]✔
  • Tentang Kita
  • Putralisha~
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?

"Naura, sebenarnya aku menyimpan sebuah perasaan lebih di balik persahabatan kita. Aku tak ingin kau mengetahuinya, karna aku takut kau akan menjauhiku. Aku senang sekali, saat kau mendapatkan seseorang yang lebih baik dari aku. Aku melihat kau bahagia dengannya. Seandainya diriku yang disampingmu sekarang. Tapi apa boleh buat, takdir berkata lain. Namun, tak ada penyesalan bagiku, aku bahagia karna kau sudah bahagia sekarang. Bye, I love you" -Chiko- "Suka duka kita lalui bersama. Aku sangat merindukan saat kita tertawa bersama. Apakah kau tidak merindukan hal itu? Hal kecil, namun indah. Jika kau merindukannya, kembalilah padaku. Aku berjanji, takkan melupakan dirimu lagi. Aku tak mau kehilanganmu. Andai waktu dapat diputar kembali, pasti sekarang aku dapat tertawa bersamamu lagi. Maafkan aku. Aku tahu, aku memang salah. Chiko, I miss you." -Naura-

More details
WpActionLinkContent Guidelines