Afterglow (TAMAT)

Afterglow (TAMAT)

  • WpView
    Reads 17,962
  • WpVote
    Votes 884
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 11, 2018
WpInfo
Fanfic
Setiap orang pasti pernah dihadapkan pada dua pilihan yang sulit. Dimana kedua pilihan itu bukan merupakan pilihan bagimu. Kedua-duanya yang sangat berharga bagimu. Begitupun dengan Gumara yang harus dihadapkan pada dua pilihan yang sulit untuknya. Ia harus memilih antara ibu yang sangat disayanginya atau kekasihnya yang sangat ia cintai. Pitaloka tidak pernah menyalahkan atas keputusan Gumara. Ia sadar dan ia akan mencoba untuk merelakan Gumara. Lelaki yang sangat dicintainya. Namun, semakin Pitaloka memaksakan dirinya, ia tahu hatinya akan tetap memilih lelaki itu. Bahkan disaat ia berusaha dalam pelariannya, takdir seakan menolak. Pitaloka dan Gumara dipertemukan kembali dalam sebuah kejadian. Yang dimana kejadian itu mampu menyayat lebih dalam hati Pitaloka. Cinta yang menuntunmu ke jalannya. Dimana persoalan cinta yang tiada ujungnya, berliku-liku. Di setiap langkahnya yang penuh kerikil. Dengan penuh deraian air mata. Dimana cinta merupakan hal tabu yang begitu sulit untuk dimengerti.
All Rights Reserved
#1
gumara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AURORA
  • MENDEKAP RINDU
  • LOVE, LIFE AND LIES [COMPLETE]
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Dear Boss's Daughter
  • Miss You, Lokatara!
  • DikaRanggi
  • Transmigrasi Adella
AURORA

"Semua peristiwa yang kita alami selama ini ternyata akan berakhir menjadi kenangan? Lalu kenapa kau dulu menyinggahi hati ini jika pada akhirnya kau pergi. Datang untuk pergi, lebih pantas ku tunjukkan padamu". Ucap Rara "Mengapa dulu diri ini terlalu bodoh? Harusnya aku bisa membedakan mana tamu dan mana tuan rumah. Jika kau dulu datang sebagai tamu, maka akan kusuguhkan teh saja. Namun kau datang berlagak bahwa kau adalah tuan rumah, maka aku menyuguhimu hati. Jangan salahkan aku jika aku salah memberi perjamuan untukmu. Tanyakan pada dirimu! Salahkah cara kedatanganmu?" Rizki hanya bisa mematung menatap wanita kuat didepannya yang sudah ia sakiti. Ia terlalu bodoh memberikan semua pengharapan kepada Rara. Sekarang semuanya sudah terjadi. Nasi telah menjadi bubur, Rizki harus terima bahwa ia akan kehilangan wanita yang benar benar tulus mencintainya. Ikuti terus kisah perjuangan cinta Rara mencapai titik puncak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines