TIRED

TIRED

  • WpView
    LECTURAS 5,703
  • WpVote
    Votos 322
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ene 8, 2017
TIRED Kehidupan yang sempurna ketika kita memiliki seorang malaikat yang hadir di sebuah keluarga, disaat semua tidak ada masalah yang melanda. Semua itu sangat sulit bagi seorang istri. Seorang malaikat yang sulit di miliki masalah yang sangat besar dimana seorang suami menghianatinya memakai topeng di wajahnya dan itu sangat menyakitkan. Aku sudah lelah menjalaninya aku akan mengakhirinya detik itu juga semua akan ku lepaskan, semua yang akan ku lepaskan terhalang dengan hadirnya kehidupan di dalam tubuhku. Aku benci dengan mata ini sangat benci bukan karna aku tidak bersyukur kepada-Nya dengan mata ini aku melihat kelakuan bejat suamiku dengan wanita lain. Dan benci dengan telingaku yang mendengar kata-kata manis dari mulut suamiku. Sakit ya hatiku sakit saat meninggalkannya dan melihat dia terluka baik fisik maupun batin tapi itu kulakukan demi kebaikan semua.
Todos los derechos reservados
#505
superjunior
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [S1] The Beginning Of Our Destiny [DIBUKUKAN]
  • OUR HIDDEN FAMILY (End)
  • Meet you in miracle ✔
  • [1] My Husband and Him✔[End❤]
  • [2] Dear Kyungsoo [END-REVISI]
  • Shining Star
  • My Boss Is OverHormone🔞 (VKook END)
  • [ 1 ] CINTA?-JJK | CTY • END [✓]
  • ARE YOU CALLING ME A SINNER? (FANFICTION BTS)
  • At gwanghwamun

[OPEN PRE-ORDER TANGGAL 1-7 SETIAP BULANNYA ] Dia tidak mengerti mengapa kehidupannya berbeda. Ada luka yang terus berulang tanpa tahu dengan apa ia dapat mengobatinya. Luka batin saat dimana ia dikucilkan, diabaikan, sampai tak diharapkan. Dia sangat berteman akrab dengan frustasi. Tidak ada yang bisa ia lakukan selain menerima takdirnya. Terkadang ia berfikir, kesalahan apa yang telah diperbuatnya? Mengapa hidup terasa tak adil rasanya? Apa kenyataan pahit ini adalah takdir yang harus ia terima karena ulah orang-orang dimasa lalu? Sebenarnya bukan ini hidup yang kuharapkan. Ada diantara kebimbangan apa aku harus mempertahankan hidupku atau ku akhiri saja. Siapa bilang aku baik-baik saja? Sakit dan melelahkan. Sialnya, hidup tak bisa kukendalikan semauku. Bahkan saat mereka menganggapku sebagai luka, aku masih tidak tahu cara mengakhiri nafas ini.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido