Story cover for ANGELESSE by Naerily2101
ANGELESSE
  • WpView
    Reads 6,891
  • WpVote
    Votes 315
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 6,891
  • WpVote
    Votes 315
  • WpPart
    Parts 14
Complete, First published Jan 07, 2016
bagaimana perasaanmu ketika kamu memiliki hidup yang sempurna..?

bagaimana perasaanmu ketika kamu memiliki kekuatan yang sebenarnya berbahaya..?

bagaimana perasaanmu, jika kau harus mengasingkan diri, menjauhi orang lain, dan menutup diri sendiri demi menjaga kehidupan mereka yang bahagia?

bagaimana perasaanmu, ketika kau ingin melindungi semua orang, melakukan yang terbaik untuk mereka semua, dan membuat mereka bahagia dalam hidupnya, namun mereka justru menghianatimu..?

bagaimana jika kamu tidak mampu menjadi teman semua orang..?

bagaimana perasaanmu ketika kamu ingin melindungi seorang 'teman' yang menusukmu dari belakang..?



Tuan..., harus menanggung beban itu sendirian..



mengasingkan diri dan terasingkan..



merasakan luka orang lain tanpa satupun mengerti lukanya..



itulah kenapa Tuan menjadi seorang yang sangat kesepian...,



berbeda dari yang lain..



Tuan tidak memiliki emosi, pikiran, serta perasaan..



dia tidak diizinkan untuk merasakan itu..



jadi..., coba pikirkan, bagaimana jika kau menjadi dia..?

apakah kau sungguh ingin hidup..?



untuk alasan apa..?
All Rights Reserved
Sign up to add ANGELESSE to your library and receive updates
or
#123lifeschool
Content Guidelines
You may also like
FRIENDzone (Completed) by YayuYatimah
47 parts Complete
Awalnya memang teman biasa, Namun tiba-tiba datang rasa cinta. Namun hanya salah satu saja yang dihati merasakan cinta. Awalnya memang tidak ada rasa, Namun akhirnya ada rasa yang istimewa. Namun salah satunya hanya masih ingin tetap jadi TEMAN saja. Menjadi teman yang akrab rasanya tidak cukup, tak rela rasanya jika si dia akhirnya bersama orang lain. Diri ini yang harusnya menjadi jodohnya. Seolah ia tau apa yang kita harapkan, Namun ia tak pernah mau menjelaskannya. Seolah semua ini memang tidak apa-apa, tetap berteman bersahabat saja. Cinta memang tidak tau datangnya, entah itu sahabat. Namun memang kita tidak bisa memaksa orang lain mencintai kita. Berharap ada kesadaran hati darinya, keterbukaan darinya. Agar diri tak sekedar dijadikan teman saja. Masih menanti kepastian, namun memang rasanya makin sesak hati. Takut berharap terlalu tinggi, takut lebih sakit hati lagi. Terkadang memang pertemanan atau persahabatan menjadi ada yang mengganjal dihati, saat diantaranya tumbuh asmara disatu sisi. Mungkin hanya akan tetap jadi teman seperti biasa, kecuali akhirnya hatinya saling tergerak untuk mau bersama jadi jodoh juga. ___ Ini kisah cinta tak berbalas, Cinta sendirian. Dimana cinta ini hanya menyakiti dia yang mencintai, bukan cinta sempurna terlebih abadi. Karena ini bukan romansa remaja. Ini kisah perjuangan gadis sederhana, yang berharap setiap kebangkitannya dari kegagalan bisa menemui keberhasilan. namun, kegagalan menyambut. Ini kisah series semua asmara sang Gadis. INI KISAHKU ... "Jangan memandang orang dengan rendah kecuali kamu ingin menolongnya untuk bangkit." Shopia Andini. "Cintai apapun yang ada didunia dengan sewajarnya. Karena apapun yang ada di dunia tak ada yang abadi." Wildan Pratama. "Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu." Yayu Yatimah. --- Real My Imagination YayuYatimah. On Published: AGUSTUS 2018 Completed : MEI 2019
You're Here, But Not For Me by MyMiela
8 parts Ongoing
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
𝙃𝙔𝙋𝙊𝙋𝙃𝙍𝙀𝙉𝙄𝘼 🥀 (HIATUSS)  by arutalagentala
20 parts Ongoing
"𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘬𝘪𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘢𝘩𝘸𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳-𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯𝘬𝘶 𝘢𝘥𝘢,"~𝘤𝘩𝘦𝘭𝘭𝘴𝘢 𝘢𝘭𝘻𝘪𝘢𝘯𝘳𝘢 🥀 tidak semua luka meninggalkan bekas. tidak semua tangisan terdengar. dan tidak semua orang yang tersenyum benar-benar bahagia. chelsea alzianra tahu bagaimana caranya berpura-pura. bagaimana menata senyum yang meyakinkan, bagaimana menampilkan tawa yang tidak terasa hampa. tidak ada yang pernah bertanya apakah ia baik-baik saja-karena mereka semua sudah mengira jawabannya. tapi siapa yang peduli? siapa yang benar-benar ingin tahu? sepi bukan hanya ketika sendirian. sepi adalah ketika kamu dikelilingi banyak orang, tapi tetap merasa tak terlihat. ketika kamu bicara, tapi suara kamu tenggelam di antara kebisingan dunia. ketika kamu berharap seseorang akan melihat kamu lebih dalam, tapi yang mereka lihat hanyalah apa yang ingin mereka percayai. chelsea hanya ingin dicintai. tapi mungkin, beberapa orang memang ditakdirkan untuk hanya menjadi bayangan dalam hidup orang lain-hadir, tapi tidak pernah benar-benar ada. --- WARNING ⚠️⚠️⚠️ HASIL PEMIKIRAN SENDIRI TERDAPAT BANYAK MISTERI. DIHARAPKAN KALIAN MEMBERIKAN DUKUNGAN SEPERTI VOTE+KOMEN FOLLOW SEBELUM MEMBACA. BILA ADA KESAMAAN MOHON DIMAAFKAN, KARNA MANUSIA BISA SAJA MEMBUAT KESALAHAN 👾
You may also like
Slide 1 of 18
Hopeless cover
Aku Kamu Dan Dia cover
E M E L Y cover
FRIENDzone (Completed) cover
You're Here, But Not For Me cover
𝙃𝙔𝙋𝙊𝙋𝙃𝙍𝙀𝙉𝙄𝘼 🥀 (HIATUSS)  cover
What Did I do Wrong? (Chansoo GS) END cover
KENANGAN INDAH BERSAMAMU cover
The Story of Love cover
Garis Bintang 엑 소 EXO ✔ cover
Abandoned ✔ cover
Elegy For The Sea ✔ cover
The CHOICE cover
laut yang membawanya pergi (END) ✓ cover
Rintik Sendu ✔ cover
Antara Jarak Dan Waktu cover
UNREQUITED LOVE cover
Kamu [SELESAI]✔ cover

Hopeless

31 parts Complete

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.