Stay.
  • WpView
    Reads 2,193,049
  • WpVote
    Votes 129,746
  • WpPart
    Parts 70
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 7, 2016
[BAHASA INDONESIA] Hidup Zefa yang tadinya penuh keceriaan kembali seperti dua tahun lalu. Ia kembali merasakan masa-masa berat dihidupnya karna beberapa masalah yang ia dapatkan dari beberapa laki-laki yang menyukainya. Hingga akhirnya, ia menemukan seorang laki-laki yang dapat membuatnya kembali bahagia, dapat membuatnya melupakan semua masalahnya. Tetapi hidupnya tak semulus itu,ada masa dimana ia membenci laki-laki tersebut bahkan sangat enggan melihatnya. "Jadi dia itu? terus buat apa lo selama ini..." Zefa menggantungkan ucapannya. "Engga Qill, lo salah paham, gue bisa jelasin kok, lo jangan--Qill tunggu!" Ucapan laki-laki itu tak diihiraukannya dan ia lebih memilih pergi dari hidup laki-laki tersebut. Walaupun hanya sementara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa Tanpa Kata
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)
  • LDR
  • RETAK [END]
  • TOUCHED (End)
  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • I Don't Wanna Fall in Love Again
  • KITA DAN SEMESTA

Pernahkah kamu merasakan sesuatu sampai tidak bisa berkata-kata? Sedih, senang, pilu, kecewa, ataupun sakit. Rasanya sangat teramat dalam hingga hanya hati yang bisa memaknainya, tanpa ucap, tanpa kata. Suatu ketika dalam benakku muncul pertanyaan. Mungkinkah dalam sebuah keramaian seorang anak manusia merasa sepi? Mungkinkan dari sebuah keceriaan terdapat goresan luka yang tak kunjung pulih? Atau mungkinkah dari raut wajah yang tersenyum terdapat tetesan air mata yang tak pernah kering? Jawabannya akan kita cari dan temukan bersama dalam buku ini. Mungkin atau tidak? Sepertinya di antara kita akan menemukan jawaban yang berbeda-beda. Tetapi yang pasti rasa akan selalu menjadi jawabannya. Sekarang, aku ingin mengajakmu untuk ikut berkelana ke dalam berbagai ruang rasa yang sempat aku masuki selama beberapa tahun terakhir ini. Semoga ruang-ruang ini dapat membuat kamu merasakan pengalaman yang sama dan dapat mengambil pelajaran dari pengalaman-pengalaman tersebut. Semoga. Selamat memasuki ruang rasa 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines