I Love You No Matter What

I Love You No Matter What

  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 24, 2016
Memiliki sahabat di masa kanak-kanak dan terus berlanjut hingga dewasa adalah suatu hal yang membahagiakan untuk keduanya. Saling menjaga, saling peduli, saling menguatkan dan saling ada untuk satu sama lain. Tapi bagaimanakah jika salah satu diantara keduanya telah memiliki kekasih yang sangat disayanginya lebih dari apapun? Lalu bagaimna perasaan yang lain? Bisakah membiasakan diri untuk berjauhan dan merelakan persahabatan yang telah mereka jalani bertahun-tahun? Atau mungkinkah ia akan terlupakan dan tergantikan? Bisakah Fey menepiskan rasa yang menyesakan dadanya ketika Nao berkali-kali meninggalkanya demi mengejar cinta seorang gadis yang selalu membuat ia tak mengabaikan Fey? Ini kisahnya....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • janji kecil
  • obsesi seorang mantan pacar
  • Terpendam
  • Our story
  • Putra My IronMan (On Going)
  • Fei 2: A Step Forward
  • Friendzone [End]
  • Cinta Terpendam Sahabat

SMA selalu menjadi babak baru dalam kehidupan, penuh dengan tantangan, pertemanan, dan perubahan yang tak terduga. Bagi Reyhan dan nayla, ini bukan hanya tentang mengejar nilai atau menentukan masa depan-ini juga tentang menemukan kembali sesuatu yang sempat hilang. Dulu, mereka adalah teman masa kecil yang tak terpisahkan. Reyhan, anak laki-laki yang selalu penuh energi dan suka bercanda, selalu berhasil membuat Nayla tersenyum di hari-hari mereka di SD. Sementara Nayla, dengan sifatnya yang lembut dan sedikit pemalu, selalu menjadi satu-satunya orang yang bisa memahami Reyhan di balik sikap cerianya. Namun, waktu memisahkan mereka saat masuk SMP. Tanpa disadari, persahabatan yang dulu begitu kuat mulai terkikis oleh jarak dan kesibukan masing-masing. Kini, di SMA, mereka kembali bertemu di kelas yang sama. Namun, banyak hal telah berubah. Reyhan tidak lagi sekadar bocah ceroboh yang selalu tertawa, dan Nayla kini lebih dewasa serta sulit ditebak. Mereka masih ingat kenangan lama, tetapi pertanyaan besar muncul-apakah mereka masih bisa menjadi sahabat seperti dulu, atau justru sesuatu yang baru mulai tumbuh di antara mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines