Too Good To Be True

Too Good To Be True

  • WpView
    LECTURES 206
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., janv. 8, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Nataria Yunenda ~~~ "Bisakah semua omong kosong lenyap dari hadapan diriku?" Jawab Nataria ketika dirinya dituduh dekat dengan Cowok Populer di Sekolahnya Hidup Nataria memang penuh omong kosong. Dari teman-teman hingga Keluarganya selalu bebicara omong kosong yang membuat Nataria sakit hati. Semua itu membuat hati Nataria membeku seperti es. Dingin, pendiam, cuek, sarkastik adalah pribadi Nataria yang sejak lama melekat di dirinya Tapi, ketika Cowok Populer, Raldo disekolahnya mendekati Nataria, membuat hati Nataria terasa hangat. Hatinya mulai luluh. Apakah Raldo benar-benar mengejar Nataria?Atau hanya membuat Nataria percaya akan omong kosong kembali?
Tous Droits Réservés
#19
bemine
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Stolen Before Fallen
  • DENTING  [Revisi]
  • ILUNGA √
  • DAKSA [END]
  • Perfect Two
  • ANARAN
  • AILAH(END)✅
  • Ketua Kelas VS Wakil Ketua Kelas (COMPLETED)
  • RAKASYA [TERBIT]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI

Ayla, tanpa sengaja harus terlibat dalam hubungan yang rumit dengan Nata, seorang siswa pindahan yang seringkali terjebak dalam situasi yang kian membuatnya penasaran. Tetapi siapa sangka jika rasa penasaran yang ia miliki justru berubah menjadi rasa nyaman, seolah ia telah lupa bahwa ada hati gadis lain yang masih ia tawan. Sungguh, kali ini ia mengaku lalai dan terperdaya. Tak hanya sekali keduanya mencoba saling melepas, menarik diri, dan kembali. Tapi apa daya jika hati justru saling tertaut akibat rasa rindu yang tak terpungkiri? "We have to stop." Nata menangis. Untuk pertama kalinya, air mata itu turun untuk perempuan selain ibunya. Sebelumnya Ia bahkan tak pernah menangis ketika kekasihnya mendua. Dunia pun mungkin ikut mencaci. Tapi, siapa yang sebenarnya ingin kau maki? Tolong, jangan mudah menghakimi apa yang kau sendiri tak jelas ketahui. Bukankah akan lebih baik jika kau mencoba memahaminya dari berbagai sudut pandang sisi? 🍁

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu