"Kamu itu mau jadi apa?bisanya cuma berantem doang,selalu peringkat terakhir dan kamu itu kampungan sekali.Contoh dong kakak kamu,dia cantik,modis dan selalu peringkat pertama,ga kaya kamu.Kamu itu bisanya cuma bikin malu"."Udah bagus kamu enggak saya buang dulu".
Yaa itulah aku.Aku yang bodoh,kampungan,aneh dan bisanya cuma bikin malu tidak seperti kakak-kakak ku yang bisa dibilang 'perfect'.Aku hanyalah noda hitam didalam keluarga ku.Mungkin mereka hanya menganggapku sebagai hama penggangu.
Hingga saat ini, aku tidak tau alasan dibalik sikap keluargaku terhadap diriku.
Dari kecil aku memang selalu diasingkan dan tak dianggap oleh lingkungan sekitar ku. Bahkan oleh mama,papa,dan kakak-kakak ku sekalipun.
Mungkin jika aku tidak ada, semuanya akan berjalan lebih baik.
⚠️ BIASAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA ⚠️
-
-
Belum sampai diambang pintu kantin Alexa kembali berhenti, lalu melepaskan pecahan beling yang menancap pada sepatunya tanpa rasa ngilu. Setelah itu ia melepaskan sepatunya, terlihatlah kaos kaki putihnya yang sudah berubah warna menjadi merah darah membuat orang-orang yang masih memperhatikan nya kembali meringis.
Baru satu langkah, sepatunya sudah berada di genggaman seseorang dan tubuhnya tiba-tiba melayang.
Alexa sedikit tersentak saat wajah seorang lelaki begitu dekat dengannya, bagaimana tidak? Jika sekarang posisinya sedang berada di gendongannya dengan ala bridal. Tangan Alexa otomatis melingkar di leher laki-laki itu, mencari pegangan karena takut terjatuh. Apalagi sekarang ia hanya digendong menggunakan satu tangan, bayangkan hanya tangan kanannya saja yang menopang kaki Alexa, sedangkan tangan kiri laki-laki itu menjinjing sepatunya.
-
-
#1 transmigrasi (051224)
#5 fiksi (110125)
#1 partnerincrime (221224)
#5 narkoba (241224)
#1 anakmotor (241224)
#1 motor (080125)
#1 gengmotor (030125)
#2 acak (140125)
#3 fiksiremaja (090125)
#8 sekolah (110125)
#1 cintasma (140125)
#1 fiction (170125)
#9 love (170125)
#2 cintasekolah (190125)
#3 geng (200125)