Lantai X-4

Lantai X-4

  • WpView
    Reads 25,747
  • WpVote
    Votes 833
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 11, 2019
WpInfo
Fiction
Horror
Lingkungan yang baru membuat nya membantu mengungkapkan kematian siswi beberapa tahun lalu yang membawa nya ke cinta sejati Namun terungkap nya kematian siswi tersebut membuat dani merasakan sedih yang mendalam.... Saat itu wajah nya bersinar dengan pantulan cahaya yang membuat nya semakin tampan tubuh nya yang tinggi melebihi tinggi ku bibir nya yang kemerahan potongan rambut yang rapi membuat ku............ MITA TOLONG Abel? Tidak aku tidak bisa membantu mu pergi dari hidup ku jangan gangu aku lagi............ ada apa dengan mu mita? Dani dia membunuh seseorang apa yang kau maksut ? Kakak mu Jangan asal biacara mita MITA TOLONG Cukup cukup jangan ganggu aku lagi dani tolong bantu aku, tenang mita tenang aku berasama mu
All Rights Reserved
#5
floor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Ali Alfikri [Selesai]
  • NAUSY
  • Sweet Yet Bitter (COMPLETED)
  • DUNIA PRILLY | [ Completed ]
  • Fragile
  • ANNOYING GIRLFRIEND ( Completed )
  • Let's Make A Happy Marriage
  • Flower From The Hell[TAMAT]

Maaciw, udah mau mampir yah guys😊😊😊 ------------------------ "Kenapa ngehindarin gue?" ulang Ali dengan suara yang sama. Prilly menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, yang selalu ia lakukan ketika sedang gugup dan ketakutan. Prilly masih bergeming di tempatnya, dan menajamkan gigitannya, membuat darah segar keluar dari bawah bibirnya. Ali menghembukan nafasnya kasar, lalu menarik dagu Prilly lembut sampai mendongak menatapnya membuat gigitab di bawah bibirnya terlepas. Ia mejukan wajahnya hingga mendekat ke wajah Prilly, Prilly memejamkan matanya, tak mau melihat apa yang akan dilakukan Ali, terlalu takut mungkin?. Ali menyapukan lidahnya ke bawah bibir Prilly yang terdapat darah disana. Prilly mengumpat Ali dalam hati. "Darah lo manis banget, gue suka" bisik Ali tepat di telinga nya dengan seringainya, membuat Prilly bergidik ngeri, dalam hati. --------------------------------------- "L-lo ma-mau apa?" tanya Prilly panik saat melihat pisau di genggaman tangan Ali. "Gak tau, mutilasi lo mungkin?" ujar Ali yang kelewat santai, membuat Prilly bertambah panik. "L-lo gak serius kan?" tanya Prilly tergagap, ia sudah ancang-ancang untuk lari namun tangannya di cekal oleh Ali, seketika kaki Prilly lemas ia tak bisa menahan tubuhnya, ia merosot ke tanah. --------------------------------- Jangan lupa vomment!! Hargailah karya Author😉

More details
WpActionLinkContent Guidelines