Story cover for Hello, Goodbye and Back. by awkfay
Hello, Goodbye and Back.
  • WpView
    Reads 781
  • WpVote
    Votes 161
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 781
  • WpVote
    Votes 161
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Jan 08, 2016
Halaman luas di penuhi rerumputan hijau yang sudah memanjang sampai lutut seseorang perempuan yang berada di tempat ini. Ia bingung kenapa ia bisa sampai di tempat se - sejuk ini dan ia merasa nyaman disini.

Ia berjalan - jalan melewati rerumputan hijau ini, dan angin menerpa melewati rambut nya yang hitam gelap ini dan mengakibatkan rambut nya bertebangan ke kanan dan ke kiri.

Dan ia merasa ada seseorang yang memanggil nya dari kejauhan, seperti sedang menangis yang memanggil nya itu. " Rein... Come back to earth for me,please. " Suara seseorang tersebut.

Dan ya itu suara Naufal, batin Reina. Reina pun melihat ke kanan dan ke kiri untuk memastikan keberadaan Naufal dimana. Dan Reina bingung, kenapa ditempat se - indah ini hanya ada dirinya.

Dimana mama papa nya yang selalu mensupport nya? Mana kak Shakira yang selalu mendukung nya? Mana Virginia sahabat yang selalu ada buat nya? " MAMAAA! PAPAAA! KAK SHAKIRAAA!! VIRGINIAAA!! KALIAN DIMANAAAA, REINA TAKUTTTT!!! " Teriak Reina.
All Rights Reserved
Sign up to add Hello, Goodbye and Back. to your library and receive updates
or
#86back
Content Guidelines
You may also like
He Never Fell Harder  by ArabellBerryl
13 parts Ongoing
"kalau kita di izinkan untuk kembali ke masa lalu, masa mana yang mau lo ambil?" laki-laki di hadapannya tampak berpikir dengan serius "maybe, high school era" setelah beberapa menit berlalu Rey kemudian menjawab, masih dengan tatapan yang sama, dalam seakan ingin menceritakan banyak hal. sebuah memori 4 tahun lalu tiba-tiba terputar dalam kepalanya, dia melihat dirinya sedang terduduk sendirian di lapang yang luas dengan seragam basah kuyup, menangis bersama hujan dan isi kepalanya yang berisik, suara sang Merpati di depan perlahan hilang berganti dengan teriakan seorang perempuan "KENAPA? KENAPA LO SAKIT'IN TEMEN GUA REY?" kedua tangan perempuan itu mengepal kuat, tidak peduli dengan kuku-kuku yang sudah menusuk pada telapak tangan yang pucat "kurang apa dia selama ini? kenapa lo jadiin temen gua mainan? KENAPA LO HARUS SELINGKUH?" Rey menunduk, tidak berani menatap perempuan di hadapannya, rasa ingin menjelaskan pada Ocha terkalahkan dengan guratan malu dalam kepalanya "JAWAB GUA BAJINGAN!!!" mata Ocha memerah- menahan air mata yang seharusnya sudah keluar di detik pertama ketika suaranya mulai meninggi "REY, REY HALLO, YOU OKAY?" kilatan masa lalu itu menghilang, Rey kembali mendengar suara si Merpati Hitam yang masuk dalam indra pendengarnya beberapa staff terlihat panik ketika mata bintang tamu mereka memerah dengan kedua tangan yang berkeringat di ruangan ber-AC dan si Merpati Hitam dengan cepat memberikan segelas kopi miliknya, berharap bisa membantu laki-laki itu menjadi tenang "do you want to tell a story?" Rey mengangguk, kembali menutup buku di genggamannya - - - are you curious? yu kepo'in kelanjutan cerita merekaa dengan bacaa, vote dan komen biar author semangat buat lanjutin ceritanyaa⭐👩🏻‍🌾 ©. arabellberryl 21/06/2024
Javas Drexzer [END]   by xyayraaa
33 parts Complete
Javas Drexzer, seorang remaja yang terluka, hidup dalam bayang-bayang kebencian dan penolakan dari keluarganya sendiri. Dia dianggap sebagai pembunuh karena dianggap sebagai penyebab kematian ibunya saat melahirkannya. Fitnahan dari saudara angkatnya semakin memperburuk keadaan, membuat ayah dan kakaknya menyakiti Javas secara fisik dan emosional. Javas berubah menjadi remaja berandalan dan kasar, bahkan kepada keluarganya sendiri. Namun, di balik semua itu, Javas hanya ingin merasakan kasih sayang dan penerimaan dari keluarganya. Dia tidak mengerti mengapa ayah dan kakaknya lebih menyayangi anak angkat daripada anak kandungnya sendiri. Akankah Javas menemukan kebahagiaan dan penerimaan yang dia cari? Akankah ayah dan kakaknya berubah dan menyadari kesalahan mereka? Atau apakah Javas akan terus hidup dalam bayang-bayang kebencian dan penolakan? LANGSUNG BACA AJAAAA!!!!!! ANGST/BROTHERSHIP ✅ NOT BL❎ MESKIPUN SUDAH END TETEP VOTE YA! 📌COVER XYAYRAAA DILARANG MENGCOPY 📌DILARANG KERAS PLAGIAT 📌CERITA MURNI PEMIKIRAN/TULISAN SENDIRI 📌TERDAPAT BEBERAPA ADEGAN KEKERASA 📌 JIKA ADA PART YANG TIDAK KALIAN SUKA BISA MINGGAT ATAU DI SKIP 📌 TERDAPAT KATA NON BAKU DAN TIDAK BAKU JADI MOHON MAKLUM 📌JIKA ADA KESAMAAN TOKOH, TEMPAT, WAKTU,DAN LATAR ITU KARENA TIDAK DI SENGAJA 🥇#Rangk 1: Tangisan 🥇#Rangk 1: Cacian 📌FOLLOW TIKTOK: @meenadnotme @rubykaestavaliant 📌FOLLOW INSTAGRAM: @Dira Findy @xyayraaa SLO UPDATE START:1 Januari 2025 END :
KANARA [COMPLETED] by fanesaca
34 parts Complete
[Belum revisi] "Pernah gak sih suka sama temen sendiri?" _____ "Pada akhirnya, benar kata orang- laki-laki dan perempuan tidak mungkin menjalin persahabatan, pasti salah satu diantaranya ada yang menyimpan rasa lebih" Dan...terbukti. Kanara telah membuat kesalahan dengan menaruh rasa kepada sahabatnya sendiri- Reynald. Tanpa ingin mengakhiri perasaan yang sudah delapan tahun tumbuh diam-diam dalam hatinya, gadis penyuka kopi dan senja itu memilih menetap meskipun membuat sakit. Tapi bagi Reynald, Kanara hanya teman- atau lebih tepatnya, saudara. "Rey, lo cuman nganggep gue temen biasa?" "Engga, lo naik pangkat jadi saudara gue." Sementara Reynald justru terpesona pada Kanaya- sepupu Kanara yang memesona di mata semua orang. Reynald terus mengejar cinta yang salah. "Ra, gue suka Kanaya. Jadi, bantuin ya? Naya kan sepupu lo, tanya tipe cowok nya kaya apa." Segala luka yang ditahan mulai terasa nyata. Persahabatan mereka yang telah terjalin delapan tahun kini berada di ujung tali. "Kita bertiga udah sahabatan lebih dari delapan tahun. Gue gak mau persahabatan itu hancur hanya karena satu di antara kita naruh rasa lebih sebagai sahabat. Jadi jangan ya? Gue gak mau persahabatan ini berakhir sia-sia." Menyimpan perasaan atau mengungkapkannya? Keduanya sama-sama menyakitkan. Tapi Kanara harus memilih Akankah Kanara tetap menyimpan perasaannya dalam diam? Atau memilih mengungkapkan dan mengorbankan persahabatan mereka yang sudah delapan tahun ada? ___ Sudah siap menjelajah ruang friendzone? Tempat di mana cinta diam-diam bisa membunuh pelan-pelan? Disclaimer: - 100% fiksi - This story is my creation - No plagiarisme - Happy reading!! start : 01- 01 -2022 fin: 06- 07 -2022 a teenfiction by fanesaca
You may also like
Slide 1 of 9
He Never Fell Harder  cover
Gamal & Flara [Completed] cover
Rannia√ cover
Javas Drexzer [END]   cover
KANARA [COMPLETED] cover
ALEYA~~ cover
BIMANTARA [END]✔ cover
✔ Lovemorphosa [completed/revised] cover
MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ] cover

He Never Fell Harder

13 parts Ongoing

"kalau kita di izinkan untuk kembali ke masa lalu, masa mana yang mau lo ambil?" laki-laki di hadapannya tampak berpikir dengan serius "maybe, high school era" setelah beberapa menit berlalu Rey kemudian menjawab, masih dengan tatapan yang sama, dalam seakan ingin menceritakan banyak hal. sebuah memori 4 tahun lalu tiba-tiba terputar dalam kepalanya, dia melihat dirinya sedang terduduk sendirian di lapang yang luas dengan seragam basah kuyup, menangis bersama hujan dan isi kepalanya yang berisik, suara sang Merpati di depan perlahan hilang berganti dengan teriakan seorang perempuan "KENAPA? KENAPA LO SAKIT'IN TEMEN GUA REY?" kedua tangan perempuan itu mengepal kuat, tidak peduli dengan kuku-kuku yang sudah menusuk pada telapak tangan yang pucat "kurang apa dia selama ini? kenapa lo jadiin temen gua mainan? KENAPA LO HARUS SELINGKUH?" Rey menunduk, tidak berani menatap perempuan di hadapannya, rasa ingin menjelaskan pada Ocha terkalahkan dengan guratan malu dalam kepalanya "JAWAB GUA BAJINGAN!!!" mata Ocha memerah- menahan air mata yang seharusnya sudah keluar di detik pertama ketika suaranya mulai meninggi "REY, REY HALLO, YOU OKAY?" kilatan masa lalu itu menghilang, Rey kembali mendengar suara si Merpati Hitam yang masuk dalam indra pendengarnya beberapa staff terlihat panik ketika mata bintang tamu mereka memerah dengan kedua tangan yang berkeringat di ruangan ber-AC dan si Merpati Hitam dengan cepat memberikan segelas kopi miliknya, berharap bisa membantu laki-laki itu menjadi tenang "do you want to tell a story?" Rey mengangguk, kembali menutup buku di genggamannya - - - are you curious? yu kepo'in kelanjutan cerita merekaa dengan bacaa, vote dan komen biar author semangat buat lanjutin ceritanyaa⭐👩🏻‍🌾 ©. arabellberryl 21/06/2024