Better Than Word

Better Than Word

  • WpView
    Reads 775
  • WpVote
    Votes 179
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 21, 2016
Menceritakan tentang gadis yang selalu diselimuti rasa ketakutan dan malu didirinya, walaupun kadang sebenarnya dia bisa melalukan hal itu. Dia juga mempunyai cara tersendiri untuk melampiaskan perasaannya, baik perasaan senang maupun sedih. Gadis ini tinggal bersama kakak laki-lakinya yang sangat menyanginya. Ayah dan ibunya berada diluar negeri untuk urusan pekerjaan. Dia berada dilingkungan yang menyanginya, namun ada beberapa orang yang tidak menunjukan kasih sayangnya ke gadis ini secara langsung. Sampai dititik, dimana dia harus memilih satu yang paling baik dari beberapa yang baik. Karena terkadang kata-kata tak cukup, bahkan tak mampu menyampaikan apa yang kita rasakan -quinn Nichole aldonza-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • I'am not perfect [END]
  • My Life is My Secret - IMiaw
  • Colors Of Healing [END]
  • YOU IN MY MEMORY (Completed)
  • Senja Terakhir : Luminous
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • Edelweiss Gugur di Musim Semi
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]

"Tentang cinta yang datang, pada titik pertemuan yang tak pernah direncanakan." ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ Rama dan Aida, dua orang insan yang tak sengaja bertemu, ketika takdir sedang mempermainkan keduanya dalam tabu. Tabu yang tak pernah mereka sadari. Tentang rumah yang rusak, cinta pertama yang retak, dan dunia yang seolah tak pernah berpihak. Hingga di sebuah titik pertemuan itu, mereka terjerat dalam sebuah perasaan yang tak pernah mereka sadari, tak terlihat, bahkan tak sempat terucap. Perasaan asing yang membingungkan, melelahkan, namun juga ikut menguatkan. Seolah obat, yang mampu mengeringkan luka lama akibat kekecewaan, kerinduan, serta ketidakberdayaan. Ya, sebuah cinta telah hadir disetiap inci hati mereka. Memberikan getar dan degup yang belum pernah dirasa. Namun disaat yang bersamaan, takdir kembali membuka permainannya. Mengusik masa lalu hingga perlahan menorehkan luka baru, dikedua hati yang baru saja merasakan cinta. Apa yang akan mereka lakukan? Apakah mereka tetap akan mempertahankan perasaan yang perlahan membesar itu? Atau malah terperangkap dalam permainan takdir yang didasari oleh masa lalu yang kelam? Mari kita lihat bersama! ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ "Aku, menemukan mata Bunda dikedua matanya. Namun sepertinya, takdir tak mengizinkannku untuk terus menatap netra itu sepanjang nyawa." -Rama Kanziano Azrandra "Dan pada akhirnya, hidup hanya tentang datang dan pergi, mengenal lalu melupakan, serta bahagia kemudian terluka. Bukankah seperti itu cara kerja dunia?" -Andana Raidani Putri Update: Hari tidak tentu tapi 1 minggu update 2 kali

More details
WpActionLinkContent Guidelines