Tentang Mimpi Semalam

Tentang Mimpi Semalam

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 9, 2016
Tentang Mimpi Semalam Agaknya aku memang wanita yang terperangkap kenangan. Suka mengekalkan memory masa lalu dalam pikiran. Hmm... Benarkah jika semua yang terjadi sekarang merupakan kumpulan kesakitan masa kecil yang begitu sesak. Kenalkan. Namaku Riska, gadis berumur hampir lebih dari dua puluh lima tahun. Dewasa bukan? Tapi kalian salah, aku belum bisa dikatakan gadis yang dewasa baik secara umur maupun pemikiran. Hidupku kini tidak bahagia, semangatku hilang, memuai entah kemana. Aku hidup bersama kedua orangtua. Jika orang melihat tentu hidup kami lengkap. Anggota keluarga masih utuh dan kehidupan kami meski tidak mewah tapi juga tidak pernah kekurangan. Mungkin. Namaku Riska. Gadis yang bermimpi hidup bahagia dan penuh kasih bersama lelaki penyayang. Ya, aku butuh pengakuan untuk disayangi. Aku lelah dengan kehidupanku yang sekarang. Aku rindu ungkapan kasih sayang dari orangtua. Salahkan jika aku menginginkan semua itu? Hari hariku bermusuhan dengan diri sendiri. Hidup
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Cerita Tentang Kita
  • [END]Why Should I Love You?
  • Kisah Ku  [ END ]
  • FATED
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Cahaya Dirimu
  • Amami
  • Romansa Di Kala Dulu
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)

BLURB! Ternyata dunia ini benar-benar sempit. Luka lama yang kukira sudah sembuh, datang lagi tanpa aba-aba. Namaku Anita, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan putriku, Audrey, sendirian. Aku pernah dikhianati dan kehilangan kepercayaan pada cinta, sampai dua pria datang bersamaan: satu dari masa lalu yang pernah menghancurkan, dan satu lagi yang menawarkan ketulusan baru. Kini aku harus memilih... Kembali pada cinta yang dulu melukai, atau membuka hati untuk yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines