first love enemy

first love enemy

  • WpView
    Reads 1,458
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 15, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"aku secangkir kopi pahit saja , tanpa gula. Karena aku tidak suka pemanis untuk sesuatu yang ditakdirkan pahit" -andriansyah koesmadji- " apa hubunganmu denganku?? hanya waktu yang bisa menjawabnya. Dan siapa diriku bagimu ? Hanya takdir yang tau , dan aku menunggu sang takdir membawamu kembali kepadaku " -rafika aradila- ketika mereka dipertemukan kembali oleh sang takdir, apakah mereka masih bisa dipersatukan dalam hal yang bernama cinta (?)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adirra Dan Dunianya [COMPLETED]
  • Adira [ COMPLETED]
  • RAHSYA UNTUK NAURA
  • should be mine,,again?? ( complete)
  • Starting From The Enemy | Bara
  • TAKDIR (Menemukan Kita Lagi)
  • ANAFI  cinta atau takdir (on going)
  • My Destiny (Complete)

"Kafka! Ngomong apa kamu hah? Coba jelaskan mengapa penduduk desa bermobilisasi ke kota?" bahasa bu, batin Adirra. Adirra yang mendengar pertanyaan terakhir yang di lontarkan oleh miss Teti itu langsung menelan salivannya dengan susah, sudah di pastikan kalau Adirra yang ada di posisi Kafka. Pasti Adirra sudah nangis di tempat karena gak bisa ngejawab pertannyaanya dari miss Teti tercinta. "Karena di kota banyak lowongan pekerjaan hingga memudahkan bagi penduduk desa untuk mencari penghasilan di kota" "Apa itu garis kountur?" What everlah tentang garis kountur. Yang aku tahu hanya garis cinta kita yang tak terbatas. "Garis kountur itu--"

More details
WpActionLinkContent Guidelines