Story cover for Captivated In You by xxsweetamnd
Captivated In You
  • WpView
    Membaca 220
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 9
  • WpView
    Membaca 220
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 9
Bersambung, Awal publikasi Jan 09, 2016
" Mungkin bagi kalian berfikir,  kenapa aku bisa jatuh di dalam pelukan cowok ter brengsek bagi kalian. Kalian gak tau aja masalahnya hingga kami sama sama terjebak dalam satu ikatan " - Fifi

" Kita gak bakal tau apa yang akan terjadi kedepannya,  kita gak bisa menebak masa depan. Dan mungkin tingkah laku kita saat ini lah yang menuntun kita ke masa depan yang cerah atau buruk! Mungkin juga sikap kita saat ini yang menentukan siapa yang akan bertemu dalam satu ikatan " -Vano

Mereka berdua sama sama tidak menyadari jika mereka adalah dua insan yang 'terlanjur' sayang 'terlanjur' cinta satu sama lain,  hanya saja gengsi mempertahankan mereka untuk tidak saling mengungkapkan.  Hanya ada di pikiran si cowok nya lah yang tahu apa isi hati sang perempuan tersayang,  tetapi si perempuan itu tidak mengetahui apa isi hati pujaan hatinya itu.  Lagi lagi gengsi membenarkan mereka.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Captivated In You ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#105dallas
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] oleh hysunshinee
45 bab Lengkap
"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
DIKIRA PACARAN(?) [RAMA X ALAM] ✓bxb [COMPLETED] cover
Fake Love cover
Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔ cover
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] cover
Arsyilazka cover
Because I'm Stupid (End) cover
[COMPLETED] My Jenius Boyfriend  cover
Mengapa Kita #TerlanjurMencinta cover
ERN cover
Ar. cover

DIKIRA PACARAN(?) [RAMA X ALAM] ✓bxb [COMPLETED]

13 bab Lengkap

Alam Randa Firmansyah sama Rama Aditya Mereka itu sahabatan gaesss, dari orok, rumah sampingan, jadi lebih enakan, Sampai sampai mereka dikira pacaran sama orang orang, padahal mah sahabatan Mungkin kalau cewe sama cewe rangkul rangkulan tangan, genggam tangan gitu dianggap wajar. Nah kalau cowo? Memuat bahasa kotor, jorok, non baku JANGAN LUPA BACA MY STORY AALLLL ✓ crita yaoi, gay. Jika kalian homophobic bisa meninggalkan cerita ini. ✓ dimohon anak dibawah umur tidak membaca cerita ini, dikarenakan berisi kekerasan, dan kegiatan seksual lainnya. Kalau mau baca sih silahkan. Tapi saya tidak bertanggung jawab atas dosa kalian. Haha sudah saya peringatkan ✓ selamat menikmati, hanya kehaluan yang bisa mengantarkan saya mengetik ini semua. 📖Selasa, 17 Maret 2020