Kamu dan Bagian Dari Hujan

Kamu dan Bagian Dari Hujan

  • WpView
    Reads 334
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Evan pria yg hidup introvet dan cenderung susah bergaul. Pria yg sangat membenci hujan, baginya hujan hanya akan membuat dirinya kedinginan dan terlihat lebih menyedihkan. Sampai Raina datang dari balik tirai air yg sedang ia tatap pada saat itu, memberikan sebuah rajutan syal biru. Syal yg akhirnya membuat Evan menunggu Raina 5tahun lama nya. Namun saat Evan berumur 14tahun dirinya mengalami kecelakaan dan hilang ingatan sebagian, ingatan tentang Raina. Dan setelah kecelakaan itu Evan menjalani kehidupannya seperti biasa. Tiga tahun kemudian datang seorang anak baru di kelas Evan. Anak gadis yg sebaya dengannya dan berwajah mirip dengan Raina. Gadis yg memunculkan ingatan ingatan tentang Raina kembali. Tapi saat semua mulai kembali normal, gadis itu menghilang secara tiba tiba. Akan kah ingatan Evan kembali dan menemukan Raina? Dan siapa gadis itu sebenarnya?
All Rights Reserved
#301
konflik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFTER RAIN : 10 YEARS LATER [☑]
  • I LOVE RAIN🌧
  • Ragashka [END]
  • FORTE [COMPLETED]
  • Sayang
  • Adek Kelas ✔ [COMPLETED]
  • F A K E ? [End]
  • Persona

[SEQUEL BOY UNDER THE RAIN] "Love you no matter what." Rein, gadis penulis novel yang masih saja menaruh hatinya kepada Radin mungkin percaya pada kalimat itu. Masih ada cinta dan ketulusan di dunia ini. Hanya saja begitu berbeda dengan Radin, seakan sebaliknya, kesakitan di masa lalu berhasil membuat laki-laki itu menutup diri jauh lebih dalam lagi. Tak ada lagi Radin yang ceria, tak ada Radin yang tersenyum tulus dengan mata berbincar. Hidup dalam kepura-puraan dan mengingkari perasaan adalah hidup bagi Radin yang sesungguhnya. Hingga semua yang dulunya menghilang kini perlahan datang, seakan meminta untuk diingat dan menghancurkan dirinya perlahan-lahan. "Gue enggak bodoh, gue enggak mau dihancurkan kedua kalinya oleh masalah yang sama." -Radin Anggana-

More details
WpActionLinkContent Guidelines