Dear George

Dear George

  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 3, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Karena pada akhirnya kita yang akan berjuang melawan dunia yang keras ini. Entah kalah atau menang, yang terpenting kita telah berusaha." Namanya George. Lelaki paling narsis yang pernah diciptakan. Punya segudang kosa kata yang mampu menghancurkan hati seseorang yang tidak tahan banting, dan sialnya aku adalah salah satu orang yang seperti itu. Membuatku mempertanyakan, apa makhluk tanpa hati seperti dia bisa jatuh cinta? -Victorysa Namanya Ory, umurnya mendekati akhir belasan. Memiliki segudang kekurangan seperti senang menggerutu, bersikap (sok) cuek dan dingin, ceroboh, overthinking, dan masih banyak lagi. Satu-satunya kelebihannya ialah dia berhasil bikin gue mempertanyakan kewarasan gue karena jatuh cinta sama dia. -George
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOSER'S HAPPINESS (END)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • This is My Spring [Completed]
  • Without You
  • Hadiah Cinta Sepuluh Hari [TELAH TERBIT]
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • Rynathan [✔]
  • OGL| SUDAH DITERBITKAN

Dunia ini semakin tua semakin keras. Semakin sulit untuk dijalani. Sama halnya seperti yang dialami oleh seorang remaja laki-laki yang dipaksa dewasa karna keadaan. Hidupnya terlalu berat, bebannya terlalu banyak hingga ia lupa caranya untuk tersenyum. Ia tidak memiliki siapapun didalam hidupnya, bodoh dalam hal pelajaran, buta dalam bersosialisasi, dan penampilannya yang sangat mendukung untuk dirundung membuatnya memiliki julukan "Mati segan hidup tak mau". Hingga suatu hari kehidupannya berubah saat ia bertemu seorang gadis yang senasib dengannya. Kehadirannya membuat senyuman tipis terukir lagi dibibirnya. Namun keadaan itu tidak bertahan lama setelah masalah besar hadir dikehidupan keduanya. Jujur ia sudah lelah dengan kehidupannya. Mungkin ini saatnya untuk seseorang dari dirinya mengambil keputusan terbesar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines