Story cover for Rain and Tears by 13_Airen
Rain and Tears
  • WpView
    Membaca 101
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 101
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
Bersambung, Awal publikasi Jan 10, 2016
Namanya, wajahnya, dan sikapnya tidak akan pernah ku lupakan. Meskipun cinta bukanlah tentang ketiga hal itu tetapi mengenai hati. 
Mungkin saja, hatinya belum ku kenal dan mungkin saja hatinya telah dimiliki oleh orang lain. Sedih hati ini ketika mengetahui bahwa dia tidak sepenuhnya melihatku dan bersikap baik hanya untuk memanfaatkanku. 
Tetapi tetap saja aku tidak bisa membencinya. Aku sendiri tidak tahu, jadi jangan bertanya kepadaku, tetapi tanya hatiku.
Hingga suatu saat ku menyadari bahwa semua ini salah dan berusaha mengakhiri apa yang telah ku mulai dahulu.
Aku belajar jatuh cinta, yah namanya juga jatuh, pastilah sakit. Namun, aku tidak pernah menyadari sakitnya separah ini. 
Apa sajakah yang telah ku lalui untuk mengenal dan perlahan meninggalkannya? Inilah kisahku yang ku rasa bukanlah cerita cinta...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Rain and Tears ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#122tears
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat oleh zei_llyn
18 bab Bersambung
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life oleh nappeungizibe08
32 bab Lengkap
Sebuah tulisan yang ditujukan kepada seseorang yang telah membuatku jatuh sejatuh jatuhnya dalam mencintai. Dia yang tak pernah ku sentuh. Dia yang tak pernah menyapa. Dia yang tak pernah berbicara padaku. Aku dan dia yang bahkan tak pernah diberi kesempatan untuk saling mengenal. Aku yang hanya bisa memandangi wajah nya dari jauh. Meski begitu aku mencintainya. Tentang aku yang buruk rupa dengan lancang nya jatuh cinta pada sosok yang rupawan. Dia yang tak pernah bisa aku gapai. Tentang mencintai sendirian sembari menahan rasa sakit yang terasa seperti akan merenggut akal sehat. Dia yang bahkan mungkin mengetahui keberadaanku di dunia saja tidak. Dia nyata namun terasa seperti karakter fiksi bagiku. Ini untuk dia yang ingin kupinta dalam doa namun ternyata aku tidak seberani itu. Tentang aku yang sangat mencintainya meski tak pernah terbalas. Tentang dia yang bahkan lebih mustahil daripada para idol. Tentang dia yang aku cintai dalam diamku. Tentang dia yang inginku jaga dalam doa. Tentang dia yang sangat ingin kumiliki tapi tak akan pernah bisa. Tentang dia yang hatinya tak akan pernah bisa menyatu dengan hatiku. Tentang dia yang selalu menatapku sinis dan dingin. Kisahku dan dia yang tak pernah ada titik terangnya. Tentang aku gadis buruk rupa yang tidak sadar diri ini menyukai pangeran tampan seperti dia. Dia yang juga menjadi tokoh utama dari banyak kisah gadis-gadis lain di luar sana. Tentang dia yang sangat sulit ku lupakan. Tentang dia yang menjadi salah satu alasanku untuk tetap berada di dunia. Aku selalu mengaharapkan kehadirannya dalam hidupku namun dia tak kunjung datang. Inilah kisahku yang mencintai seseorang dalam diam selama satu dekade ini. Seseorang yang membuat ku selalu ingin bertahan hidup hanya untuk melihat akhir dari kisah ini. Meski kisah ini belum sampai ke titik akhir, namun rasa ini harus dipaksa berakhir. Agar aku tidak merasakan sakit lagi. Rasa yang tumbuh dengan sendirinya ini harus dipaksa berakhir juga dengan sendirinya.
💔How If, I Love You Too💙✓ oleh TayNew_VT
63 bab Lengkap Dewasa
[COMPLETED] WAIT, aku mau ngeWARNING! Dalam cerita ini mengandung kekerasan fisik dan seksual, jadi mohon untuk para pembaca cermatlah dalam memilih cerita. Terimakasih! By : Cierra_An 💔💙 Desc: Ku tahan semua rasa sakit ini demi bisa mendapatkan hati mu dengan utuh. Kamu menyakiti ku terus menerus dengan masa lalu mu meskipun itu hanya untuk balas dendam karena masa lalu mu menyakiti mu. Pernah terlintas untuk pergi dan melepaskan mu untuknya tapi hati ini menolak itu karena kamu adalah separuh hatinya yang harus di miliki dan menyatukan hati mu dan hatiku. Ku sakit melihat mu tertawa dan tersenyum padanya meskipun itu untuk membalas dendam, tapi aku merasa kalau kamu masih memiliki separuh hati mu untuk masa lalu mu itu. Kamu tidak pernah menggenggam tanganku seperti kamu menggenggam tangan masa lalu mu. Kamu juga tidak pernah mencium ku begitu lembut seperti masa lalu mu. Kamu bukan menyakiti fisik ku saja tapi hati ku, dan itu benar-benar sangat sakit dan aku terlihat menyedihkan dalam mencintai mu. Seandainya saja aku bisa pergi dan menghapus nama mu di dalam hidup ku mungkin sekarang aku telah bahagia dengan orang lain tapi dengan bodohnya aku bertahan dan bertahan entah sampai kapan hati ini bertahan dari kesakitan ini. Aku mohon beri sedikit hati mu untuk ku, hanya sedikit agar aku tidak merasa begitu sakit mencintai mu, tapi itu tidak mungkin kan hahaha. "Aku pergi, selamat tinggal" aku sudah menyerah dan mungkin tidak akan kembali pada mu kasih. Selamat tinggal aku menyerah dengan cinta ini.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
Only You [Slow Update] cover
Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life cover
Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS] cover
💔How If, I Love You Too💙✓ cover
Dibalik Tawa  cover
A Second Chance #Brotherhood 3 (Complete) cover
Memories in Moon cover
Wrong Feeling ~Namon~ cover
BERSAMAKU SEBENTAR SAJA[BXB] cover

ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat

18 bab Bersambung

"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***