Cease My Boy

Cease My Boy

  • WpView
    Reads 6,019
  • WpVote
    Votes 351
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 29, 2018
Takkan ada pelangi sebelum datangnya badai Begitupun hidup, Takkan pernah ada kebahagiaan tanpa ada cobaan Kisah Sheyla yang dipertemukan dengan Irham tak semulus yang orang kira. Namun hari dimana kejutan itu merubah status mereka berdua memaksa Sheyla untuk berusaha mencintai Irham. " menunggu sudah jadi kebiasaan untukku meski entah apa hadiah yang akan aku dapat dari menunggu "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya cinta Terakhir [On Going]
  • Rasa dan Harapan
  • Erlangga
  • Payback's Sweet
  • SHEIRAZ PLAN ✓
  • My Illegal Boyfriend
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Cinta dalam Diam(End)

Sheila terlahir dari keluarga sederhana yang hanya tinggal berteduh di bawah atap rumah kontrakan dan diusia sang kepala keluarga yang tak lagi muda perekonomian keluarga itu pun tak lagi bersahabat. Dengan tatapan nanar bercampur gelisah Sheila menerawang jauh, memikirkan cara untuk membayar biaya rumah sakit sang ibu. Hingga Sheila bertemu dengan seorang wanita yang menawarkannya sebuah pekerjaan. Bagaimana kah kisah Sheila selanjutnya? Akan kah perjalanan hidup Sheila di selimuti oleh kebahagiaan dan senyuman juga tawa dari orang yang ia sayang? Atau sebaliknya? Mungkin tanda tanya itu semua akan terjawab dengan mudah saat hal buruk pada Sheila tidak pernah terjadi. Dan di sinilah semuanya di pertaruhkan. Kisah ini tak hanya tentang kisah romance picisan, akan tetapi kisah ini tentang seorang wanita yang harus terombang ambing dengan keimanannya, bukan hanya itu dalam cerita ini juga dapat ditarik kesimpulan jika uang bukanlah segalanya dalam hidup. Hingga mampu mempertaruhkan segala nya demi uang dan kedudukan. "Haruskah ku ambil tawaran itu? " Sheila Sheila tak ingin memilih bahkan ia tak ingin melakukannya, akan tetapi tawaran itu menjadi harapan baru bagi hidupnya. Keyakinan dan kebimbangan silih berganti mengusik benaknya, rasa takut juga turut memperolok Sheila untuk tak memilih. Namun, melihat satu manusia yang belum juga pulih membuat keyakinan itu hadir kembali. Melihat sang ibu yang terbaring tak sadarkan diri di ranjang rumah sakit hatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines