
Malam semakin gelap. Di langit terlihat awan yang telah menggelayut seperti kapas yang usang. Kini kantuk telah menggelayut dimata Maya. Maya adalah sesosok gadis yang begitu cantik, pintar, dan polos. Tak jarang para pria suka pada Maya. "Ngantuk banget nih. Tidur dulu ah"(cetus Maya) Akhirnya Maya memutuskan untuk tidur karena esok dia akan berangkat pagi untuk pergi ke Sekolah Keesokan harinya, ayam terdengar tengah berkokok waktu menunjukkan pukul 05:30. Maya terbangun setelah itu dilanjutkan untuk mandi. Setelah siap semua, Maya menuju ke meja makan untuk sarapan. Disana sudah terdapat makanan yang disiapkan oleh Bi Surti pembantu Maya. Bi Surti sudah bekerja sejak belasan tahun. Kini Bi Surti di anggap ibu oleh Maya. "Pagi maa.. paaa"(Kata Maya) "Pagi Maya"(Jawab Mama dan Papa Maya)"Tumben kamu berangkat pagi seperti ini" "Iya soalnya Maya ada tugas di sekolah. Jadi Maya disuruh Guru Maya untuk berangkat lebih awal"(Jawab Maya)Todos os Direitos Reservados
1 capítulo