MENANTI RINDU PURNAMA

MENANTI RINDU PURNAMA

  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 8, 2017
Cinta yang seharusnya saling kita rasakan, cinta yang semestinya harus terungkapkan kini tak pernah terbalaskan. Bahkan aku semakin gigil karena rindu yang terlalu lama kau biarkan. Pun senja yang kian meranum tertawa dari tirai sendunya. Tak semestinya aku memiliki rasa ini. Rasa yang semakin hari membuatku terpenjara dalam besi kekosongan. Akankah aku dapat mencairkan hatimu dan dapat mengisi tirai malam dengan cintamu ? Mungkin senja, rindu, dan cinta akan tetap bercerita hingga tiba masanya.
All Rights Reserved
#55
purnama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Goodbye
  • DEVONALEXA
  • The Comedian's Last Laugh
  • Cerita Tanpa Akhir [Completed] (Proses Penerbitan)
  • "Opacarophile" (Bagian 1)
  • precious love ( cinta yang berharga ) End
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Senja Dan Jingga
  • Tanyakan Namaku Pada Senja

Aku dan kamu tidak ditakdirkan untuk berada dalam satu kisah yang indah. Percaya atau tidak, itulah kenyataannya. Sama seperti berjalan di atas pecahan kaca. Kamu dan aku seperti sedang mencoba untuk membirukan senja yang selalu merah. Kita sama - sama berusaha, tapi kita tidak bisa mengubah apa pun. Senja tetap berwarna merah dan hatiku masih berkata tidak. Tidak ada gunanya memaksa. Ini hanya akan membuatmu tersiksa dan aku menderita. Kenapa kita tidak menyerah saja? Bukankah sejak awal semuanya sudah jelas? Akhir bahagia itu bukan milik kita.

More details
WpActionLinkContent Guidelines