A.M
  • WpView
    reads 107,555
  • WpVote
    Stemmen 9,720
  • WpPart
    Delen 27
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd woe, jan. 24, 2018
Mia tak punya alasan lain untuk mencintai Arka. Sejak ditemukan Arka dalam keadaan menggenaskan lima belas tahun lalu, hati Mia seolah tertambat pada Arka seorang. Pahlawan kecilnya, yang mengulurkan tangan di saat ia ketakutan, menberinya sepotong kue di saat kelaparan, dan terlebih di atas segalanya, Arka lah yang membawanya menemukan keluarga barunya. Namun sayang, tahun-tahun kebersamaan mereka hanya dihabiskan Mia sebagai pengagum. Mengangumi Arka tanpa berani mengatakannya. Cukuplah menjadi seorang sahabat dan kakak yang lebih tua dua bulan dari Arka. Disaat Arka mulai menemukan tambatan hatinya, mampukah Mia menahan perasaannya? Mampukah Mia berpura-pura bahagia lagi? Atau mungkin malah berpaling, melupakan Arka dan mencari yang lain.
Alle rechten voorbehouden
#43
majalah
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • STILL IM SURE WE LOVE AGAIN
  • Kana (END)
  • Maps
  • 180° [END]
  • REASON [COMPLETE]
  • Ajarkan Aku Untuk Mencintaimu
  • Friendzone | END |
  • di antara kenangan
  • My Way [Slow Up]
  • This Feeling [SELESAI]

Mereka bilang cinta sejati dimulai saat dua mata bertemu dan hati saling bicara. Tapi bagaimana jika cinta itu tumbuh bahkan sebelum tatapan pertama? Sebelum genggaman tangan, sebelum tahu wangi tubuh satu sama lain? Aku bertemu dengannya bukan di dunia nyata-bukan di taman sekolah, bukan di perpustakaan, bukan di halte hujan yang romantis seperti dalam film. Tapi lewat suara. Lewat pesan yang datang di malam sunyi, ketika dunia tidur dan hati manusia paling jujur bicara. Namanya Arka. Ia hadir dalam hidupku sebagai suara yang hangat, perhatian yang manis, dan rasa yang perlahan menjalar hingga tak bisa kuabaikan. Kami belum pernah bertemu. Tapi perasaanku padanya nyata-nyata seperti degup jantungku saat membaca pesan darinya, nyata seperti senyum bodohku tiap kali mendengar suaranya memanggil namaku. Namun, cinta yang lahir dari kejauhan juga membawa luka yang sunyi. Ketidakpastian, pertanyaan tanpa jawaban, rindu yang tak bisa dipeluk. Aku menulis kisah ini bukan untuk membuatmu percaya bahwa semua cinta jarak jauh akan berhasil. Tapi untuk menunjukkan bahwa beberapa cinta, meski tak bertahan, akan selalu tinggal di hati. Dan aku masih percaya... Still, I'm sure we love again. - Nayla

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen