Can I?
  • WpView
    Reads 2,766
  • WpVote
    Votes 227
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 4, 2017
Ni Kadek Ratih Kartika Putri. Seorang cewek yang jutek, banget dengan orang baru. Tapi punya jiwa baper dan peduli yang besar. Kejutekkannya sekejap mencair saat ia bertemu Rassya. Revano Rassya Kusuma. Pemuda yang membawa kenangan terindah pada hidup Ratih. Apa Ratih bisa melupakan semua kenangannya dengan Rassya setelah semua yang telah terjadi? [Ratih's story, same as It Won't Last Forever]
Creative Commons (CC) Attribution
#144
sadness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Izinkan sekali saja
  • GENSHYA [GEVAN & NASHYA]
  • HOLDING MY HAND [Complete]
  • RAKASYA [TERBIT]
  • Realita Cinta
  • Promise
  • Perfect Love
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)

Bagi Laisha, setiap waktu yang dilaluinya adalah berharga. Begitupula 8 tahun yang sudah dia habiskan untuk menjalin hubungan bersama Tian-kekasihnya. Saat segala mimpi dan harapan-harapan telah terajut begitu manis dan indahnya, kenyataannya segalanya hanya berakhir menjadi kenangan. Meski sakit, Laisha berusaha ikhlas. Bagaimanapun perpisahan memang satu-satunya jalan yang harus dia pilih di antara perbedaan dirinya dan Tian. Sekalipun rasa cinta di antara keduanya masih sama besar kapasitasnya. Seakan tidak cukup hatinya dihancurkan akan kenyataan tentang jeda di antara dirinya dan Tian. Pun semua karena ia ingin menjalankan permintaan terakhir kakaknya. Yakni menjadi ibu dari keponakannya yang baru lahir dan juga istri sambung dari kakak iparnya. Laisha seharusnya menolak itu, namun saat melihat wajah penuh harap kakaknya dalam keadaan sekarat, ia hanya mampu mengiyakannya. Laisha sudah mengorbankan cintanya dengan merelakan Tian. Namun, apakah melakukan pernikahan paksa dengan Arkan adalah keputusan benar? Karena sampai kapapun, dia tidak akan pernah bisa menggantikan sosok Liana-Kakaknya. Mau tidak mau, Laisha harus menanggung segala konsekuensi dari keputusannya sendiri.Termasuk bagaimana cara Arkan memperlakukannya. Pria itu seakan tidak pernah menganggapnya ada. Mungkinkah Laisha bisa bertahan? Atau justru dia memilih menyerah dan berakhir dengan Bian yang mencintainya setelah Tian? "Kutahu, garis takdirku telah engkau putuskan, wahai semesta. Namun izinkanlah sekali saja kau berikan akhir bahagia untukku. Hidup dengan seseorang yang akan menjadi pendampingku selamanya." _Laisha_

More details
WpActionLinkContent Guidelines