TUYUL EKSPRESS

TUYUL EKSPRESS

  • WpView
    LECTURES 13,447
  • WpVote
    Votes 995
  • WpPart
    Chapitres 23
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., juin 10, 2017
Sebagai Mahasiswa miskin, menunggak uang kuliah bukanlah hal baru bagi Akbar. Setiap akhir semester masalah itu tidak pernah absen mengejarnya. Tapi semester ini ada masalah yang benar-benar baru. Masalah itu dimulai dengan pergantian pengurus yayasan kampus, manajemen baru-aturan pun baru. Aturan tentang tunggakan uang kuliah diperketat. setiap mahasiswa wajib melunasi setidaknya 2/3 tunggakan uang kuliahnya atau tidak diijinkan mengikuti ujian. Aturan baru ini benar-benar menjadi masalah bagi Akbar. Di tengah kebingungan dan keputusasaannya, tiba-tiba saja Akbar dikejutkan dengan keberadaan uang yang berserakan di bawah selimutnya. Itu terjadi setiap pagi, setiap dia bangun tidur. Keterkejutannya-jika tidak ingin disebut ketakutannya, membuat dia akhirnya meminta tolong teman baiknya untuk menyelidikinya. Hasilnya sungguh di luar dugaan. Akbar berani bersumpah apapun bahwa dia tidak pernah melakukan ritual atau kegiatan apapun yang bisa menjadikannya majikan sesosok Tuyul. Namun kenyataan berkata lain, dia memang majikan si Tuyul. Apa yang akan dilakukan Akbar? Dia dan tiga orang temannya menyelidikinya lebih jauh, mencari alasan yang menjadikannya majikan si Tuyul. Ini akan menjadi petualangan tersendiri bagi Akbar dan ketiga temannya.
Tous Droits Réservés
#102
tuyul
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Titik Nol Paling Sunyi
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • ANAK KAMPUNG BERMIMPI LANGIT
  • Massuro
  • DESA TANPA SIANG
  • MALAPETAKA ( Tamat )
  • Beautiful Little Maid

Zeya bukan perempuan yang mudah mengeluh. Tapi hidup, pada satu masa, tak memberinya pilihan selain diam-dan terluka dalam sunyi yang panjang. Sebagai bendahara dalam organisasi pecinta alam di kampusnya, Zeya dikenal cekatan dan tulus. Ia tak pernah membayangkan bahwa sebuah kehilangan kecil bisa meruntuhkan dunia yang ia bangun sendiri-kepercayaan. Fitnah datang dari tempat paling tak disangka: sahabatnya sendiri, Silvi. Orang yang ia bantu bertahan hidup, yang ia beri tumpangan, bahkan ia bela melebihi dirinya. Ketika uang kas organisasi hilang secara misterius, semua mata tertuju padanya. Silvi diam, lalu mengutuk. Dan semua orang percaya. Dunia menjauh. Kata-kata menjadi tajam. Zeya mengganti uang itu diam-diam, tapi luka sudah tertanam. Hanya satu dua yang tak ikut menghujat. Salah satunya: Beril, pria slengekan dari tim basket kampus. Masa lalu Beril juga dipenuhi tuduhan. Tapi entah mengapa, ia melihat Zeya tak sebagai pelaku, melainkan sesama korban. Ada pula Awan, junior yang ceria, jujur, tapi menyimpan luka dalam dari keluarga yang tak pernah utuh. Ia mengagumi Zeya dalam diam, menjadikannya tempat berteduh saat badai rumah makin kencang. Gunung menjadi tempat yang menyembuhkan. Tapi bahkan puncak pun tak bisa memulihkan luka jika hati tak tahu caranya memaafkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang sunyi, tentang bagaimana fitnah bisa membunuh yang tak bersalah, dan tentang satu perempuan yang menemukan kembali kekuatannya-pelan-pelan, dari titik nol yang paling sunyi. ---

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu