Mati Tanpamu

Mati Tanpamu

  • WpView
    Reads 3,622
  • WpVote
    Votes 702
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 17, 2016
Memaksakan hati untuk mencintai orang memang terdengar buruk, tapi jauh lebih buruk jika tak bisa melepaskan rasa cinta pada orang yang salah. Beberapa orang berkata "Tuhan sengaja membiarkan kita bersama orang-orang yang tidak tepat untuk mempelajari setiap makna kehidupan sebelum Tuhan menempatkan kita pada orang yang tepat". Apakah ini berlaku untuk semua orang? Tahu bahwa seseorang memang tak menyayangimu tapi kau tetap berharap padanya. Kau tahu bahwa ini salah dan kau tetap melakukannya. Kau mencintainya namun dia bukanlah orang yang tepat untukmu. Kau mengorbankan dirimu sendiri untuk dia yang tak pernah peduli tentangmu. Bagaimana mungkin kau sanggup menahan itu semua? Hingga kau akhirnya menyadari bahwa Tuhan memang adil untuk semua yang kau lakukan, untuk semua pengorbananmu, untuk air matamu, dan untuk rasa cintamu. -Rabu, 21 Oktober 2015.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • Remember I LOVE U
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • PERJALANAN CINTA (PC)
  •  I Love You, Goodbye.
  • CATHAN
  • Sebelum Pagi

Karena permulaan cinta adalah membiarkan mereka yang kita cinta menjadi diri mereka sendiri, orang yang berbahagia karena cinta tidak pernah memiliki segalanya. Berbuat kesalahan adalah hal yang biasa, karena mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat agar ketika kita bertemu dengan orang yang tepat kita akan sadar betapa berharganya itu. "Tidak masalah bagiku jika itu adalah keinginanmu, tapi maaf saja, kau hanya bisa memiliki tubuhku tapi tidak hatiku." Sebuah persyaratan yang harus aku terima jika masih ingin bersama dengannya untuk waktu yang lama. Aku mencoba untuk meyakinkan diriku dapatkah aku bertahan dari waktu ke waktu bersama dengannya tanpa memiliki hatinya? Lalu sebenarnya apa yang aku dapatkan dalam kurun waktu itu jika pada akhirnya hal yang paling aku inginkan darinya sudah pasti tidak akan pernah menjadi milikku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines