We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Transvaal Daisy

Transvaal Daisy

  • WpView
    Reads 1,292
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 18, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"The brief silence that follows is as tender as a rainstorm of daisies." ― Mathias Malzieu, La Mécanique du cœur Fia, seorang gadis yang sangat mencintai bunga daisy. Terutama transvaal daisy yang sangat indah. Kecintaanya pada bunga ini memberi ia banyak kenangan. Bahkan masa lalu dan kebahaagiaanya, sedihnya juga senangnya, bisa ia rasakan dalam satukali ia pandang setangkai Daisy. Fia bisa merasakan cinta pada bunga daisy berbarengan dengan pria yang ia cinta. Namun ia tidak pernah bisa sekaligus membenci keduanya,sekalipun ia benci pria yang ia cinta. Fia akan tetap menyukai daisy.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aderaga [ON GOING]
  • Sajak milik Hujan [SELESAI]
  • 1 4 3 (#ILoveYou) ✔
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • My Name is Trian, I Was Bad Boy [Completed]
  • Dear You
  • Semua Karna Cinta
  • One Sided Gaze Love [Completed]
  • Bintang [end]
  • STELLA (On Going)

[Jangan lupa follow sebelum baca] "Jelek lo."ucap Raga membuat Adera makin kesal. Adera menoleh ke Raga yang sedang memasang wajah tengilnya. Dia memukul dada Raga bertubi tubi. Menangkis hanya itu yang bisa dilakukan Raga. Dia menakap Tangan Adera yang terus saja memukul dadanya. Ditatapnya wajah Adera yang memerah akibat sangat marah kepada Raga. Adera terdiam menyadari posisinya saat ini. Tangan kiri raga menangkis tangannya dan tangan kanan Raga memeluk pinggang Adera membuat tubuh Adera sangat dekat dengan tubuh Raga. "Sakit"kata Raga, lembut. Jantung Adera berdegup kencang. Dia menjadi membeku dipelukan Raga. Dia bahkan tidak bisa mengucap sepatah kata saja karna gugup berdekatan dengan Raga sekarang. Raga menatap Adera dalam. Sesekali dia melirik bibir tipis berwarna merah muda milik Adera lalu dia memiringkan kepalanya, matanya tidak bisa teralih dari bibir menawan Adera. Saat bibirnya dengan bibir Adera hanya tinggal beberapa senti Raga berhenti ia tahu saat ini setan sedang mengodanya sebelum hal itu terjadi, Raga menjauhkan tubuhnya dari tubuh Adera takut ia akan kehilangan kendali. Raga meninggalkan Adera yang masih terdiam membeku disana. 'Raga tadi mau ngapain ya?' batinnya. #Badboy#nakal #kisahcintaremaja #romantis #romance #fiksiremaja #sma #sekolah #Adera #Raga #cinta

More details
WpActionLinkContent Guidelines