"Vampire!" Kagetnya saat melihat pria bermata merah serta memiliki taring yang mencuat keluar "Setahuku vampire itu hanyalah tokoh fiksi yang tidak mungkin ada." gumamnya yang tampak tidak percya dengan apa yang ada dihadapannya. "Akh!" Lehernya terasa sangat sakit dan panas saat pria itu menancapkan taringnya dilehernya. "Lepaskan aku!" berontaknya. Tapi orang itu tidak mau melepaskannya. "Darah Manis!" gumam pria itu dan terus menerus menghisap darahnya. Padangannya mulai kabur, badannya juga melemas "Kumohon hen...tikan!" Ia pun langsung tak sadarkan diri. "Darah manis, kau akan menjadi milikku." bisik pria itu.
More details