Boneka Beruang (selesai)

Boneka Beruang (selesai)

  • WpView
    LECTURAS 908
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadConcluida lun, mar 28, 2016
WpInfo
Ficción
Romance
Pernahkah kalian tidak diakui oleh orang yang begitu berharga? Itulah yang di alami Adit. Seorang tunawicara yang selalu mendapatkan hinaan dari teman-teman sekelasnya. Sakit rasanya ketika tidak diakui dan dicampakan begitu saja hanya karena kekurangan yang ada pada diri kita. Lalu apa yang akan kalian lakukan? Menyerahkah? Putus asakah? Atau hanya diam begitu saja? Namun, anak tunawicara itu berusaha untuk menaklukan itu semua. Untuk orang yang begitu berharga, apapun akan dikorbankan..............
Todos los derechos reservados
#487
ketulusan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • Juan [REVISI]
  • Destiny To Be YOURS
  • SEKOLAH 2017 | TELAH TERBIT
  • A Fractured Soul
  • THE SECRET OF LIFE
  • Hug ME Tight [TAMAT]
  • MY SWEET BOY [SUDAH TERBIT}

Cerita ini mengisahkan seorang siswa yang hidupnya penuh penderitaan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia adalah seorang anak yang lugu, mudah sakit, dan terperangkap dalam masa hidup yang kelam. Di sekolah, ia selalu menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menjauhinya, bahkan tak ada satu pun yang mau berteman dengannya. Setiap hari, ia merasa kesepian dan tak berdaya, terjebak dalam dunia yang penuh rasa sakit dan penghinaan. Di rumah, kondisi yang lebih buruk lagi menunggunya. Kedua orang tuanya tidak menunjukkan kasih sayang sama sekali. Alih-alih memberikan dukungan, mereka justru menyiksanya, baik secara fisik maupun emosional. Setiap kali ia mendapatkan nilai yang buruk, atau bahkan tidak mendapatkan nilai seratus, ia akan dihukum dengan tidak diberi makan dan terus disiksa. Kata-kata yang terlontar dari orang tuanya begitu menyakitkan, membuatnya merasa seperti anak yang tidak berguna dan tak pantas untuk dihargai. Kondisi ini membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Ia merasa hidupnya tidak berarti dan mulai berpikir untuk menyerah. Setiap kali dibuli atau disiksa, ia hanya pasrah dan tidak berdaya, seakan-akan dunia ini terlalu berat untuk ia hadapi. Ia tak pernah merasakan kehangatan keluarga yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya. Ia selalu iri melihat kebahagiaan orang lain, namun dirinya tak pernah merasakannya. Di luar, wajahnya selalu datar, tak pernah ada senyum yang menghiasi wajahnya. Luka-luka fisik dan emosional yang ia alami menjadi beban berat yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tertutup dan terpuruk. Ia hanya bisa bersembunyi di balik kesedihan, tak tahu harus bagaimana lagi untuk bertahan. Bagaimana kisahnya akan berlanjut? Akankah ada secercah harapan yang datang untuk mengubah hidupnya? Mari kita saksikan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan air mata... cerita ini murni dari pikiran yana sendiri dan jangan plagiat!!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido