Etrnity
  • WpView
    Reads 6,205
  • WpVote
    Votes 243
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Feb 15, 2016
Apakah kau percaya pada keabadian? . Aku tidak. . Di dunia ini tidak ada yang abadi. . Suatu saat semuanya akan berubah. . Terutama perasaan manusia. . Manusia akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. . Aku, kau, kalian, dan mereka semua akan berubah. . Termasuk perasaannya padaku. . Perasaan Haruno Sakura terhadapku juga telah berubah setelah semua yang terjadi. . . . . "Menikahlah denganku." Kata-kata Sasuke sukses membuat mata emerald Sakura membulat. Masih dengan wajah datarnya pemuda bermata obsidian itu menatap mata emerald sang kunoichi. Sesaat ia sempat melihat tangan si gadis yang saling bertautan satu sama lain bergetar. "Maaf Sasuke-kun, aku tidak bisa." Sakura mengangkat kepalanya yang sempat tertunduk. Seulas senyum terpampang di wajahnya. "Kenapa?"Si pemuda sempat merasa heran ketika sang gadis menolak lamarannya. "Karena kau tidak mencintaiku sama seperti aku mencintaimu." Dan kata-kata terakhir sang gadis sukses membuat Uchiha Sasuke terdi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naruto : Punishment By Branding
  • LITHIUM
  • Endless Love {SELESAI✓}
  • MINE TO OWNED 🔞 ✅
  • No More Chance [GaaSaku | SasuSaku] 🔞
  • Gotcha ✓
  • Only Imagination
  • Behind the Smiling Mask (KakaSaku) ✅
  • Grayness in the silence

Update Di Usahakan Setiap Hari Tangan Naruto menjadi kaku dan gulungan itu jatuh dari tangannya. Perasaan marah, pengkhianatan, ketakutan, dan yang paling penting, keputusasaan melanda dirinya. 'Jadi mereka telah meninggalkanku ' Orochimaru memperhatikan reaksi anak itu. Wajahnya kosong dan tanpa ekspresi sementara mata biru cerahnya sekarang kusam dan hampa kehidupan. Dia mengira Naruto akan hancur oleh berita itu. Itu akan membuatnya lebih mudah untuk memanipulasinya. Tapi ada yang aneh dengan dirinya sekarang. Hampir seolah-olah dia kehilangan keinginan untuk hidup. Naruto terdiam selama beberapa menit dan Orochimaru memutuskan untuk mencoba mempengaruhi bocah itu saat dia berada di titik terendahnya. "Lihat Naruto-kun, aku mencoba memberitahumu. Mereka tidak peduli padamu. Mereka mencoba melenyapkanmu." "Hilangkan aku..." jawab Naruto datar. "Ya melenyapkanmu. Mereka hanya melihatmu sebagai iblis dan ingin menyingkirkanmu dari dunia seolah-olah kamu adalah penyakit." "Penyakit..." "Ya, tapi saya melihat sesuatu yang lain. Saya melihat seorang anak muda dengan banyak potensi." "Potensi..." "Ya Naruto-kun dan aku bisa membuatmu lebih kuat, cukup kuat untuk melindungi dirimu dari para tiran Konoha." "Buat aku lebih kuat ... lindungi diriku ..." "Ajari aku...Orochimaru-sama..." Ular-nin menyeringai lebar. Dia tidak hanya memiliki Uchiha yang kuat untuk Vessel berikutnya, tetapi sekarang dia memiliki monster berekor terkuat di bawah kendalinya. Dia mungkin tidak dapat mengambil alih tubuh Naruto karena iblis di dalam dirinya, tetapi dengan kesetiaannya yang abadi dan Sharingan yang akan segera menjadi miliknya, dia akan membuka rahasia keabadian dan mendatangkan malapetaka di dunia. "Ini akan menyenangkan," dia terkekeh pada dirinya sendiri saat meninggalkan ruangan, sudah merencanakan masa depan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines