Springtime Of Love

Springtime Of Love

  • WpView
    reads 46
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 2
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd din, jun. 21, 2016
New York 2016. Cahaya masih terus menyapa,dengan dihiasi oleh kepingan bunga myrtle yang berhamburan. Saat sang mentari berpadu dengan berakhirnya musim semi. Angin berhembus dengan damai,menyandungkan rumput agar terus menari. Taman itu memiliki warna khas musim semi yang indah,menyatukan kolaborasi warna dan juga perasaan. Ditaman itulah hidup sebatang pohon myrtle yang berwarna putih,bunga itu sangat melekat dipandangannya semenjak matanya memandang. Snow Myrtle,begitulah mereka menyebutnya. Bunga itu terlihat seperti salju saat musim semi,gugur dan panas,namun seakan lenyap saat musim dingin tiba. "Maukah kau menjadi kekasihku?" Pria tersebut berlutut dihadapan bunga-bunga yang sedang bersemi. Gadis itu menatap sang pria dengan pandangan yang berkaca-kaca,rambut hitamnya diterpa lembut oleh angin musim semi yang berhembus. Gadis itu masih membisu. "Aku berjanji akan menjagamu,takkan membiarkanmu terluka oleh apapun..bersediakah kau menjadi kekasihku?" Gadis itu memegang tangan si pria yang sedang berlutut dihadapannya,perlahan menuntunnya untuk berdiri. Senyuman hangat terlukiskan oleh bibirnya yang mungil. Bunga-bunga itu menari disertai angin yang berdesir. "Aku mencintaimu,aku ingin menjadi seseorang yang berarti dalam hidupmu. Aku bersedia menjadi kekasihmu.." Pria tersebut memeluk si gadis yang berpakaian serba putih,akhir musim semi ditahun sangat indah. Sang Snow Myrtle dikerumuni oleh berbagai jenis bunga Myrtle yang beraneka warna,sejenak ia melupakan luka masa lalunya. Ia mengalihkan pandangannya yang tertuju pada sebuah sungai yang seperti kristal berkilauan,sangat jernih dan tenang. Ia menikmati suasana hatinya yang tenang dan damai. Ia pejamkan matanya perlahan. Semuanya yang tertuang dalam buku ini berisikan kisah fiksi antara seorang selebriti terkenal,Letji Han dan seorang penulis bernama Im Sae-Ra. Karena cinta itu tak seindah yang orang lain pikirkan. Let's Read!
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • BERDANSA DENGAN MAUT
  • The Last Birthday With You
  • Liberosis
  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • Cinta Dalam Mekarnya Bunga
  • Goodbye Saranghae (End)
  • Haru Wo Matteimasu ( Waiting for Spring)
  • Benci Tapi Cinta Mati

Mencintai dan dicintai, dua kata itu meski berbeda makna tetaplah dua kata yang harus berbalas satu sama lain, karena jika tidak akhir dari kata itu adalah kecewa. Aku adalah seorang gadis yang memiliki penyakit aneh, tiba-tiba seluruh tubuhku terasa sakit seperti terpotong-potong menjadi beberapa bagian, kemudian darah keluar dari setiap jari-jari kuku tangan dan kakiku. Rasanya bagaimana, sungguh jangan ditanya, aku tak bisa menjelaskan dengan kata-kata. Hidupku mungkin juga tidak akan lama. Karena penyakit ini, aku mengibaratkan diriku sedang berdansa dengan maut, pada suatu ketika malaikat maut akan menghentikan dansanya denganku, bukan karena aku lelah bertahan namun karena waktuku telah habis. Musim dingin pertama di Korea membuatku bertemu dengan seorang pria yang begitu sempurna, aku menamainya Pria Sarung Tangan, karena dia telah menolongku saat rasa sakit memotong setiap bagian tubuhku, sarung tangan yang diberikannya padaku membuatku ingin menyebutnya dengan panggilan tersebut. Bagiku, ada hal yang spesial dari Si Sombong Beku yaitu pelukannya bagaikan perisai, saat dia memelukku benar-benar merasa terlindungi dari rasa sakit yang selama ini seakan membunuhku berkali-kali. Takdir juga membuatku bertemu sosok pria yang sangat tampan, namanya Kim Ji Mi, bagiku dia memang seperti malaikat, manusia yang memiliki aura musim panas, hangat dan menyenangkan, menebarkan bahagia dihari-hariku yang sakit, membuatku selalu tersenyum menikmati sisa waktuku, Tentu saja sangat berbeda dengan Jung Yong Hwa, pria beraura musim dingin itu sungguh sangat menyebalkan. Si pengusaha muda kebanggaan Korea itu, adalah seorang tuan dermawan baik hati yang dikenal dunia, tapi bagiku dia tetaplah manusia berhati es, tak berperasaan dan benar-benar kejam, aku sangat ingin membencinya, jika saja bisa...!

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen