Sweety Obel

Sweety Obel

  • WpView
    LETTURE 569
  • WpVote
    Voti 64
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, gen 18, 2016
Cinta, sebenarnya aku jatuh pada siapa? Apa pada dia? Sahabatku, orang yang selalu ada di sisiku. Atau dia? Teman masa kecil yang kembali datang setelah pergi jauh? ** Hubungan persahabatan Dita dan Aldi memburuk semenjak Iqbaal kembali. Perlahan sifat Aldi berubah, tidak lagi jahil dan ceria seperti biasa. Hari-hari yang penuh canda tawa menghilang berganti muram. Semakin Dita dekat dengan Iqbaal, semakin jauh jarak antara dirinya dan Aldi. Di sinilah keputusan Dita menjadi penentu. Sebuah pilihan, tentang siapa yang akan dilepas. Apa Aldi? Sosok sahabat yang sudah menemaninya selama sepuluh tahun. Tidak. Dita tidak akan sanggup, membayangkan saja sudah pasti menyakitkan. Lantas, apa harus Iqbaal? Tidak, tidak juga dengan Iqbaal. Tidak setelah apa yang tumbuh dalam hatinya. Copyright© by CinnamonXSugar
Tutti i diritti riservati
#751
cjr
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Davino [End] ✔
  • DEVIAN [END]
  • Cjr
  • With You[ON EDITED]
  • Love Forever #IDR
  • PROBLEMS ☁️ idr.
  • My Lovely Eks
  • Iqbaal & Dhea || END

[Harap Follow terlebih dahulu sebelum membaca] Tq. "Utamakanlah perasaan dari pada persahabatan." Mungkin kalimat itu tak berlaku bagi Alvino Sandi Geraldo. Lelaki yang sudah menjadi sahabat Alda Silfiani Claretta sejak kecil itu memilih untuk membungkam rapat-rapat tentang perasaannya. Alda yang terlalu polos dan Alvino yang pengecut membuat hubungan mereka semakin tak jelas arahnya. Semakin mereka menjaga jarak, semesta malah semakin gencar membuat mereka terjerat oleh rasa sesak. Jeritan hati yang ingin didengar, harapan yang dalam diam selalu disuarakan pada akhirnya hanya menjadi setumpuk beban yang tak akan pernah bisa dilepaskan. Pada akhirnya, perihal perasaan hanya bisa dipasrahkan kepada Tuhan. Benar, bukan? Copy right ©️ 26 Des 2019 Jangan lupa Vote + Coment😉

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti