Walk Alone

Walk Alone

  • WpView
    Reads 140,926
  • WpVote
    Votes 7,464
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 3, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Reputasi kakakku yang populer di sekolah tak membuat aku juga ikutan menjadi anak populer. Banyak orang mungkin bertanya tanya, bahkan aku sendiri pun sering mempertanyakan hal ini pada diriku sendiri, kenapa aku berbeda diantara kedua kakakku? Aku selalu berjalan sendirian dibanding mereka yang selalu mempunyai banyak teman, pacar dan segalanya disekililing mereka. Tidak masalah. Aku sudah terbiasa sendiri. Namun lama kelamaan, akan ada saatnya aku bosan dengan kesendirian. Dan saat itulah orang orang itu datang menghampiri hidupku. Membuatku sadar bahwa ternyata hidupku tidak sedatar yang aku kira. Didalamnya juga terdapat rasa pahit dan manis. Dan mereka membantuku untuk merasakannya. Lalu akhirnya aku sadar akan sesuatu, bahwa selama ini aku tidak perlu berlama lama menunggu mereka datang untuk menghias hidupku. Karena selain mereka, Aku sudah memiliki beberapa orang yang mencoba membantuku untuk tersenyum tanpa aku sadari dari dulu.
All Rights Reserved
#35
highschoolife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Kau dan Sahabatku [Completed]
  • Cinta Dan Senja
  • [SUDAH TERBIT] I Like My Brother
  • DEVIAN [END]
  • Altatair✓ [Revisi]
  • Love's illusion
  • ASSYA (TERBIT)
  • Hati yang Membingungkan
  • M E M O R Y  (On Going)
  • My Life is My Secret - IMiaw

Cover book November 2018 Aku tahu, kita tidak akan baik-baik saja. Aku menyayangimu, akan tetap seperti itu. Jangan pernah paksa aku untuk membencimu, jangan pernah paksa aku untuk menjauhimu, jangan pernah mencoba untuk menghapus kepercayaanku padamu. "Karena memiliki sahabat sejati adalah keinginan terbesarku" Aku pernah bermimpi saling meraih cita-cita denganmu. Aku pernah membayangkan kita saling menggengam walau pun hujan, badai, ombak, berusaha memisahkan genggaman tangan kita. Hingga... Aku sadar, itu semua tidak bisa lagi ku pertimbangkan. Mungkin kamu akan lebih pandai membuatnya tersenyum, dan bukan aku. Jadi... Berbahagia lah bersamanya, tidak perlu kamu hiraukan aku. Aku hanya seorang pecundang yang ingin melihat dua orang yang ku sayangi bahagia. Walau pun aku harus terluka... _________________________________ | Dilarang keras menjiplak tulisan ini, hargai kemampuan kalian sendiri | #Jika ada yang ingin memposting quote yang tertera didalam cerita, harus disertakan NAMA PENGGUNA atau JUDUL CERITA. #Disarankan untuk kenyamanan membaca setiap partnya, Follow akun ini terlebih dulu. Terimakasih.. selamat membaca ^▼^

More details
WpActionLinkContent Guidelines