A Selfish Guy

A Selfish Guy

  • WpView
    Reads 434
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 6, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
" Sudah aku bilang kalau ini semua yang benar-benar aku inginkan! Berhentilah memerintahku!!!" "BRAKKK" Sekali lagi Daiki mengulang perkataannya semalam kepada Arioka-san, Ayahnya. Entah sudah berapa kali mereka bertengkar hanya karena keegoisan masing-masing. Sungguh sangat sulit dimengerti oleh Arioka San, kenapa anaknya bisa berubah 180 derajat soal pertunanganya dengan keluarga Mirai. "Ada apa dengan anak itu? Kenapa menjadi seperti ini? Kenapa dia menolak setelah pertunangan terjadi dan tinggal menunggu kelulusan sekolah mereka untuk menentukan tanggal pernikahan, argkhh aku benar-benar tidak mengerti jalan fikiran anak itu" Arioka-san mengerutkan keningnya, berusaha mencari celah atas masalah anaknya ini. Awalnya pertunangan antara Shida Mirai dan Arioka Daiki berjalan lancar, mengingat mereka adalah teman sejak kecil. Tapi entah mengapa satu hari setelah pertunangan mereka Daiki berkata kalau pertunangan mereka adalah kesalahan dan dia ingin memutuskannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Yang Gelap Dan Kau Yang Bersinar (Selamatkan, Aku) [Seri Peri]
  • PERGI TANPA PILIHAN
  • ANDAI AKU BISA
  • tentang sebuah rasa
  • The Twins of Aragasaki family [ 𝙎𝙚𝙦𝙪𝙚𝙡 ]  {End}
  • Dear My Kapten (2025)
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • My Brother[Sequel Mianhae My Brother]
  • Aturan Anti Cinta
  • PREGNANT [End]☑️

"Dunia ini tidak adil" Begitulah apa yang dikatakan oleh orang yang merasa tidak beruntung dalam hidupnya dalam segi apapun. Termasuk dalam hal uang, kasih sayang, atau rupa yang dimiliki. Tak terkecuali Miko Hanahi. Seorang anak muda yang merasa kalau dia hanyalah orang yang harusnya tidak lahir karena selalu membawa kesialan terhadap siapapun termasuk ibunya yang sudah wafat karena kelahiran Miko di muka bumi ini. "Anak sial! Mati saja kau! Harusnya kau juga mati bersama ibumu! Tidak berguna! Ini semua gara-gara kau!" Makian dari ayahnya itu terdengar bersamaan dengan tendangan bertubi-tubi yang dia layangkan pada tubuh mungil Miko. Pasrah. Hanya itu yang bisa Miko lakukan saat ayahnya melakukan itu. Hingga, suatu hari. Ketika dia sudah merasa muak. Miko mencoba mengakhiri hidupnya dengan berdiri di tengah jalan raya yang terdapat mobil tengah berlalu lalang. Tak ada yang ingin dia harapkan selain mati tertabrak mobil dan menghilang dari dunia. Tapi, tanpa dia sadari. Sebuah tangan menarik dirinya dan membuat dia tersadar. Anak laki-laki itu mencoba menenangkan Miko dan memeluk hangat dirinya. Meski Miko bisa melihat wajah panik anak itu, dia terlihat tak terlalu memperdulikan dirinya dan malah sibuk menenangkan Miko yang tanpa sadar langsung menangis sesenggukan. Untuk pertama kalinya dia menunjukkan emosi yang dia tahan selama ini di depan anak laki-laki yang memperkenalkan dirinya sebagai Ryuugen. Semenjak saat itu, mereka berdua memutuskan untuk berteman. Miko yang punya teman sebaik Ryuugen bertekad untuk bangkit dan memulai hidup baru. Meski merasa trauma akan masa lalu, ketika dia melihat wajah ceria dan antusias Ryuugen menyambut dirinya. Miko merasa baik-baik saja. Dia kini punya alasan untuk hidup karena ada seorang teman baik disisinya. Namun, seiring berjalannya waktu. Sifat iri Miko mendominasi tak kala dia melihat keluarga bahagia yang dimiliki Ryuugen. Sifat inilah yang menjadikan hubungan pertemanan murni itu menjadi racun yang mematikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines