TANGLED ( RiFy Version )

TANGLED ( RiFy Version )

  • WpView
    Reads 7,825
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 10, 2016
- Mario Evan adalah bankir investasi jagoan. Pria tampan dan angkuh yang menjadi anak emas di perusahaan ayahnya dan juga salah satu playboy paling terkenal di kota New York. Ia punya teman setia dan keluarga yang memanjakan. Jadi kenapa Rio menutup diri di apartemennya selama tujuh hari, sangat tertekan dan depresi? Rio akan memberitahu kalian kalau ia terserang flu. Tapi kita semua tahu kalau itu tidak sepenuhnya benar. - Ify Brooks seorang wanita brilian, cantik dan ambisius. Dia menolak untuk membiarkan apapun - atau siapapun - menggelincirkan jalannya menuju sukses. Ketika Ify diterima bekerja di perusahaan investasi perbankan milik ayah Rio, semua aspek kehidupan mempesona sang playboy berada dalam kekacauan. kompetisi profesional yang Ify berikan sungguh mengerikan, ketertarikan Rio padanya sangat mengganggu,kegagalannya untuk memikat Ify ke tempat tidurnya begitu menjengkelkan. Attention : Not for kids Please untuk yang belum dewasa jangan baca!! For 21+ bahasa vulgar
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Ternyata Cinta
  • The Broken Lady [completed]
  • I'm Not Your Obsession [End]
  • Garis Romansa [END]
  • PROPOSAL : Deposito 9 Bulan
  • Mr. Black (END)
  • JODOH
  • 10. Naughty Kiss (#2 Sexy Love Sequel) THE END
  • My Villain Gentleman [END]

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines