Story cover for Dendam. by RahmairaZuhra
Dendam.
  • WpView
    Membaca 648
  • WpVote
    Vote 45
  • WpPart
    Bab 5
  • WpView
    Membaca 648
  • WpVote
    Vote 45
  • WpPart
    Bab 5
Bersambung, Awal publikasi Jan 20, 2016
Sebuah misteri menghantui OSIS. 

Entah siapa sasaran utamanya. Yang pasti, Rama-selaku Ketua OSIS, merasa sangat bertanggung jawab atas semua misteri yang masih abu-abu ini. Ditambah, kejadian ini bermula dihari pertama MOS dimulai.

Raya-adik Rama yang cerdas, akhirnya pun ikut ambil bagian dalam misteri ini. Terlebih lagi, Rama selalu mendapat pesan kaleng berisi ancaman dari sang pelaku yang tidak bertanggung jawab itu.

Yang pasti, nama baik Sevit Highschool dipertaruhkan disini.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Dendam. ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#741osis
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
[END] High School of Mystery: Russet Case oleh IchiHikaru
27 bab Lengkap
[High School of Mystery 4] Sisi hanya bisa pasrah seraya menggerutu dalam hati saat Ellion yang disangka delusional terus mengekor karena mengaku sebagai cinta pertamanya. Selain karena tidak mau diganggu oleh kedua sahabatnya yang ingin "balas dendam", dia tidak terlalu menyukai keberadaan pemuda itu karena pemikirannya yang kadang bisa dikatakan absurd. Suatu hari, Sisi pergi ke markas lantai tiga untuk menenangkan diri. Seperti biasa, Ellion mengikutinya. Karena bosan, gadis berkacamata tipis itu akhirnya memutuskan untuk menceritakan kasus yang pernah terjadi berhubungan dengan ruangan yang mereka jadikan markas. Saat itu, Sisi terpaksa keluar dari kelas karena berdebat dengan Kevin saat jam pelajaran seni budaya. Meskipun kesal, gadis berkacamata itu terpaksa dihukum membersihkan ruangan kosong di sekolahnya bersama ketua OSIS yang ternyata buta nada. Ruangan tersebut berada di lantai tiga, tempat yang sangat strategis. Sehingga Kevin yang iseng memandang bangunan sekolah menemukan mayat di antara tumpukan sampah. Tanpa pikir panjang, laki-laki bita nada yang saat itu masih menjabat sebagai ketua OSIS segera melakukan penyelidikan sesaat setelah Sisi menyelesaikan hukuman itu sendirian. Dari hasil penyelidikan mereka berdua yang dibantu oleh Steve yang tanpa sengaja menemukan mereka di belakang kelas, merema menemukan seorang gadis pendiam bernama Ervina sebagai satu-satunya orang yang tidak memiliki alibi. Jika diperhatikan, kasus itu memang mirip dengan pembunuhan bintang sekolah yang sudah mereka selesaikan belum lama ini. Apakah gadis itu memang pelakunya? Atau dia hanya korban keadaan seperti Sisi? Cepat atau lambat, kebenaran pasti akan terungkap. Sebuah kasus dilatarbelakangi warna coklat.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
The Secrets of Prince cover
Di Balik Lencana Osis [Sudah Terbit] cover
Posesif (Ex)Berandal [ COMPLETED ] cover
TRAPPED •ENHYPEN• cover
🔱My boyfriends is Ketos✔||END cover
[END] High School of Mystery: Russet Case cover
LION or NASKARA Sang Pengendali Cerita cover
ALAN [END] cover
How to Survive in Elite High School cover
DACE  cover

The Secrets of Prince

62 bab Lengkap

⚠️bukan kisah semanis gulali, seindah pelangi, apalagi sebahagia drama di televisi ⚠️ini reality yang penuh duri, menyayat hati dan tak berhenti menyakiti satu kali -- "Apa mau lo?" "Harta, tahta, ... semua yang lo punya." --- Jangan biarkan seseorang tahu rahasiamu dan menjadikannya ancaman untuk menjatuhkan. Atau, jadikan rahasia itu sebagai senjatamu. --- Siapa yang tidak kenal Aslan? Ketua OSIS dengan pandangan tajam, wajah datar dan pemikiran super dewasa. Meski begitu, ia ramah pada orang-orang tertentu, orang-orang yang berarti untuknya. Aslan hampir tidak bisa disentuh oleh sembarang orang. Selain Aslan, ada Kaisar dan Arkais yang sudah seperti ajudan pribadinya. Tiga laki-laki itu menyabotase cinta pada pandangan pertama para perempuan di SMA Erlangga. Namun, siapa sangka jika tiga orang penuh pesona itu punya sebuah rahasia yang akan menghancurkan mereka jika rahasia itu terungkap. Isla pikir dirinya bukan seseorang yang berarti untuk Aslan, tapi Ketua OSIS itu tahu-tahu mendekatinya, menjeratnya dan menduduki sebuah tempat di hatinya.