Rachel Dan Julian

Rachel Dan Julian

  • WpView
    Reads 15,032
  • WpVote
    Votes 1,022
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2020
"Dingin. Gua tau lo kedinginan. Gua gak bisa hapus setiap kesedihan yang ada di ingatan lo, tapi setidaknya, gua bisa ngelindungin lo dan hapus air mata lo." -Julian. Hanya kalimat itu yang mampu diucapkannya. Tak banyak, namun mampu membuat Rachel terdiam untuk beberapa saat. Keduanya terdiam menahan setiap gejolak yang ada di hati dan fikirannya masing-masing. Menahan jutaan perasaan aneh yang beterbangan menghampiri fikirannya. Namun mereka tak tahu, sebesar apa dampak yang akan dihasilkan dari kalimat tersebut. Mereka tak tahu, apakah kalimat tersebut akan membawa kebaikan dan kebahagiaan dalam kehidupannya, atau justru sebaliknya. Hati dan fikiran, keduanya tercipta untuk mempertimbangkan segala tindakan dan perbuatan yang akan dilakukan oleh setiap manusia. Mengkoordinir dan mengatur segala tindak-tanduknya kearah yang positif maupun negatif. Namun pertanyaannya sekarang adalah, akankah keduanya menuntun mereka kearah yang lebih baik? Akankah sebuah kebahagiaan menghampiri mereka dimasa mendatang kelak? Atau akankah hanya sebuah kesedihan yang berujung penyesalan yang akan menghampiri keduanya? Rachel, dia yang tak pernah lagi percaya akan seorang pria kecuali Ayah dan Kakaknya, serta Julian yang dipenuhi akan ketenaran dan kekayaan namun tak bisa memiliki dia yang dicintainya.
All Rights Reserved
#32
julian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tangled Hearts
  • Rannia√
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • About feelings   (selesai)
  • F A K E ? [End]
  • Bianglala
  • RION IS MY MANTAN!

Hidup Maya penuh dengan kejutan yang tak terduga. Masa lalu keluarganya begitu kelam, mulai dari kecelakaan hingga kehilangan sang kakak yang meninggal secara tragis karena dibunuh oleh seseorang yang tampaknya menyimpan dendam pada keluarganya. Meski begitu, Sherina, teman sekelas Maya selalu ada untuknya, memberi semangat dan dukungan yang tak ternilai. Kasus pembunuhan kakaknya masih belum menemukan titik terang. Pelaku sesungguhnya belum diketahui-mungkin target aslinya bukan sang kakak, melainkan orang lain di keluarga mereka. Atau bisa jadi, tujuan si pelaku sudah meninggal lebih dulu, sehingga ia melampiaskan dendamnya pada anggota keluarga lain, yakni kakak Maya. Di tengah luka dan misteri itu, Maya juga menyimpan kisah manis dalam hatinya. Ia menyukai kakak kelasnya, Arshaka-atlet basket kebanggaan sekolah. Awalnya, Maya hanyalah bagian dari kumpulan fans Arshaka. Namun perasaannya berkembang. Ia ingin lebih dari sekadar pengagum. Ia ingin mengenalnya lebih dekat, menjadi teman, atau mungkin lebih dari itu. Tapi Arshaka pun bukan sosok yang tanpa luka. Masa lalunya tak kalah rumit. Sejak kecil, ayahnya menghilang. Kata ibunya, sang ayah meninggalkan mereka begitu saja. Namun, semakin Arshaka tumbuh dewasa, ia mulai menyadari bahwa semua cerita ibunya adalah kebohongan. ғᴏʀ 13+

More details
WpActionLinkContent Guidelines