Little Elaine

Little Elaine

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jan 22, 2016
Hii!!!.....Aku Elaine, Usiaku 7thn. Aku ingin cerita ke kalian? Pada hari itu. Langkah kaki kecilku menyusuri rumah itu. Siul lagu dari mulut kecilku menandakan betapa senang nya aku hari ini. Ya. . . Hari ini kami sekeluarga akan pindah rumah. Ayah ku mendapatkan sebuah rumah tua di pinggir k0ta. Rumah itu sudah sekian tahun tidak di huni. Kami memutuskan untuk menempatinya hari ini. Aku mendapatkn kamar kecil di ujung l0r0ng. Meskipun kecil, tapi aku senang karena bisa melihat langsung taman bunga di belakang rumah lewat jendela kamarku. uh. . . Berat sekali barang bawbnku. Ternyata banyak juga barang milik gadis kecil seperti ku. Haha. Aku membenahi kamar kecil ku. Di p0j0k kamar terdapat sebuah meja rias kecil usang yg memiliki laci dorong di bawah nya. Ku buka laci kecil itu. Dan w0w. . . Aku menemukan sebuah sisir merah muda bergambarkan bunga Lili di bawah nya. Meski warna nya agak pudar, tapi aku memutuskn untuk menyimpan nya. Bersambung.......
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • River Flows In U √
  • Val(l) For Mars [TELAH TERBIT]
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • THE FORBIDDEN ROSE
  • kriminal (tnf) × reader's  [HIATUS]
  • Transmigrasi Queen Of The World [Tamat]
  • my possessive girl
  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • MY CLINGY BOSS (Gingitsune Gehenna X You)

Percayalah... ketulusan itu akan memberikan akhir yang indah. Tak selamanya air mata pertanda akhir dari kehidupan, tapi buatlah air mata itu awal dari lembaran baru. Selama nafas masih berhembus, selama itu pula kisah masih berjalan. Tuliskan, tuliskan kisah itu dengan rapi dalam lembaran-lembaran memori diiringi dengan dentingan Piano penenang hati. "Setiap detik bagiku itu bermakna... Layaknya suara piano yang menggetarkan jiwa dan menenangkan hati, aku ingin menyalurkan ketenangan bagi sekitarku..." "Tak ada yang tau jika pohon yang terlihat kokoh itu memiliki rongga besar di dalamnya karena semut. Tak ada yang tau kapan pohon itu tumbang, sebelum benar-benar tumbang, pohon itu tetap memastikan jika dirinya berguna. Kau tak akan mengerti ungkapan ini, tapi aku yakin, hatimu memahaminya jauh lebih baik. Kau serenity-ku, kau segalanya..." ~~~~~~~~~~~~~ Add this work to your library dear... my another jungri story. Hope u like it. .

More details
WpActionLinkContent Guidelines