Rain In The Autumn

Rain In The Autumn

  • WpView
    Reads 90,901
  • WpVote
    Votes 1,204
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 8, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Aku membencinya. Gadis ini, aku ingin sekali membunuhnyah, tapi itu terlalu mudah. Aku ingin dia menderita seperti ibuku. Dia menerima pertunangan ini? sungguh tidak bisa dipercaya aku kira perlakuanku waktu itu bisa membuatnya berpikir ulang. Dia mencintaiku? Cih.. apa itu cinta aku tak percaya pada cinta, cinta hanya membawaku terjerumus pada penderitaan. Aku tak mengerti dengan jalan pikirannya. Ayah....inikah maumu? menjodohkanku dengannya, gadis yang jelas kubenci. Baiklah permainan ini akan ku mulai. Aku akan membuat dirinya menyesal mencintaiku dan mengirimnya ke Neraka. Aku berjalan mendekatinya, dia mundur selangkah. Aku tersenyum menarik salah satu sudut bibirku. Kutarik pinggangnya dengan tangan kananku, dia terkejut menatapku, tanganya berusaha menahan tubuhku lebih dekat. Aku menatap wajahya dan kembali tersenyum. Dia terdiam, tangan kananku mengelus rambutnya dan menarik tengkuknya lebih dekat dan kucium bibirnya dalam. Tanganku mendekapnya lebih erat. Perlahan kulepaskan ciumanku. Aku merasakan sesuatu yang basah di sudut bibirku... Cih.. apa ini airmatanya?
All Rights Reserved
#20
hyun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Want To Make You Mine
  • GEVRONZ
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • TRIPLE J |JenoJaeminJisung|
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Tell The World I Love U
  • Seven Boys With Me
  • Nikah Paksa [NCT Dream 00L x Aespa]

*Misteri* Mataku terpejam secara perlahan tp masih terdengar suara keributan sangat jelas ditelingaku. Dan terahir yg kudengar adalah suara tembakan yg membuat mataku sedikit terbuka tp penglihatanku sedikit kabur. "Yoongiaaa". Lirihku melihat kekasihku bersimbah darah di dekatku dan kulihat lelaki disampingnya memegang pistol sambil tersenyum licik. Dan sejak saat itu aku tidak ingat apa2 lagi. . . . . . . "Yoona.. bangunlah sayang". Suara yang sangat kukenal, dan saat kubuka mata dia ada disampingku sedang menangis. "Eomma..". Sahutku lirih dan ibu mengusap air matanya sambil memegang tanganku. "Syukurlah kau sudah sadar sayang, eomma dan appa sangat menghawatirkan mu". Ibu dan ayahku terlihat sangat cemas tp entah apa yg terjadi aku sakit kepala jika ingin mengingat itu. Yg kuingat terahir adalah yoongi. Ya! Dia berdarah. Oh tuhan bagaimana keadaan kekasihku. "Eomma..appa.. yoongi bagaimana keadaan dia". Mataku merah karna melihat eomma terus menangis dan tak memberi jawaban. . . . . . . 1th kemudian. Setelah kejadian itu aku mulai pulih dan beraktifitas seperti biasa namun aku belum dapat kabar dari yoongi. Bahkan orang tuanya pun tidak tau dia masih hidup atau tidak. Ini sangat mengiris hatiku. Aku duduk termenung melihat ftoku dan dia saat kita liburan dipulau Jeju. Kulihat senyum manisnya dan air mataku mulai menetes. Tanpa sadar suara berat disampingku sambil mengelus lembut rambutku. "Yoona, ada hal yg ingin appa bicarakan padamu". Yaa dia adalah ayahku yg sangat aku cintai. "Iyaa appa.. bicaralah". Sahutku terseyum melihatnya. "Appa akan mengenalkan seseorang padamu, dan appa yakin dia bisa menjagamu". Ucapan ayahku sontak mebuat kaget. Apa maksudnya? "Appa dan eomma sudah memikirkan ini baik2, kami tidak ingin terus melihatmu dalam keterpurukan karna hidup terus berjalan sayang". Aku diam dan hanya bisa menangis mendengar ucapan ayahku, aku tau dia sangat menyayangi aku dan tak ingin melihatku terus2n bersedih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines