We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Coretan Jiwa

Coretan Jiwa

  • WpView
    Reads 643
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Fri, May 25, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Kadang-kadang ada perkara yang kita tak mampu ungkapkan dengan kata-kata. Dan rasa itu sangat menyakitkan. Menyedari engkau tidak mampu mengucapkan akan hal yang remeh. Lalu, kertas dan pena menjadi senjata buatmu meluah rasa. Hanya pada kertas dan pena, Setiap coretan jiwamu bertinta. *** Ini monologku. Semuanya bergantung kepada kondisi jiwaku. Kalian harus bijak menilai. Jangan terlalu mudah menghukum. Jangan terlalu mudah percaya. Guna akalmu. Berfikirlah! ©rushda_kahsi
All Rights Reserved
#15
monolog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Tak Menjanjikan Bahagia
  • Sweet Little Psycho [TY]
  • Dia Untukku (C)
  • Hidup Dalam Mati [Completed]
  • SEIN ALDARI MY MISTAKE
  • Monolog Tukang Conteng
  • Larahany
  • This Painful

Niatnya hanya ingin bekerja sebagai Personal Asistant disebuah syarikat megah, Namun. Tanpa ia sedar. justeru itu adalah permulaan derita yang tak berpenghujung bagi seorang Haura Delisha Hanya dalam satu malam saja, hidupnya berubah dari seorang gadis biasa menjadi isteri kepada lelaki yang bergelar majikannya Disangkanya habis hujan timbul pelangi. Namun. yang datang adalah badai yang membawa kehancuran Bahagia? Mampukah kebahagiaan dia kecapi saat dirinya diperlakukan tak ubah seperti binatang Dipukul Dihina Di jadikan tempat pelampiasan nafsu semuanya hancur tiada lagi yang tersisa Maruah? Hati dan perasaan? Semuanya hancur! Tengku Harraz Rasydan, Lelaki yang bertuhankan ego dan nafsu. lelaki yang tak mengenal apa itu erti kasihan dan cinta lelaki dingin dan kejam Harta, Tahta dan wanita. hanya dengan petik jari saja semuanya ada didalam tangannya "Layan aku malam ni" -Tengku Harraz Rasydan- " Tapi Tu--annn, saya mengandung" -Haura Delisha- PANG! "Aku dah cakapkan, gugurkan budak haram tu. tapi kau degil juga nak jaga kenapa?!" -Tengku Harraz Rasydan "Tuan saya taknak!" -Haura Delisha Ini adalah kisah cinta yang bersulamkan ego dan nafsu semata! mampukah bahagia tercipta bila hati terdera?

More details
WpActionLinkContent Guidelines