THE REAL FIGHT MAN

THE REAL FIGHT MAN

  • WpView
    LETTURE 29
  • WpVote
    Voti 4
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadCompleta sab, gen 23, 2016
pada suatu hari di smp n 3."KRINGGGG"bel pun berbunyi,semua murid langsung masuk ke dalam kelas masing-masing.saat aku masuk tidak ada yang menyapa diriku KECUALI Dhico Satria Pradana."yadh kok semua terlihat murung sekali?"kata Dhico."Aku juga gk tau co"bukan diriku.Tiba-tiba guru masuk dan sangat malas masuk ke kelas."Co itu siapa?kok aku belum tau itu gurunya?"kataku.Ternyata Dhico pun juga tidak tau.guru itu terlihat menjijikan.aku dan Dhico lansung keluar dari kelas dan ternyata aku melihat jantung raksasa di halaman."Co jantung apaan tuh"kataku.dia pun juga gk tau apa itu.aku memegangnya dan semua mengejarku."Co ada apa nih?"ternyata Dhico sudah mengalahkan satu orang."Riyadh ambil pedang ini dan potong jantung itu!!!" katanya aku pun langsung membelah nya dan semua menjadi normal.jantungnya menggumpal menjadi sebuah buah merah dan terbang a."apakah itu?".ada seseorang yang memakan buah itu dan menjadi kuat yang luar biasa,bumi berguncang."aku adalah manusia sempurna" bersambung.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Aksara Lingga
  • Two Hearts, One Mission
  • Bos Galak (ON GOING)
  • cinta pertama
  • Belia & Keandra (END)
  • Pelangi sehabis hujan
  • Not A Perfect Husband ✔
  • CHANDRA PURNAMA

TERSEDIA JUGA DI GOODNOVEL DENGAN JUDUL MUNAJAT PERAWAN TUA "Untuk apa kamu cemas? Apa putrimu terlibat masalah?,"tanyaku. "Apa aku harus mengatakan dengan jelas? Apa menurutmu sekalipun kamu tidak peduli dengan sekitar tidak akan ada yang peduli denganmu?,"tanya Dirga membuatku mengambil tangannya. "Terima kasih sudah membantu. Aku berhutang budi padamu,"ucapku enggan berkilah. "Jangan mengatakan hutang budi, jika kamu tidak mau membayar,"ucap Dirga. "Kalau begitu katakan. Apa yang bisa ku lakukan untuk membayarnya?,"tanyaku. "Menikahlah dengan ku,"ucap Dirga membuatku melepaskan tangannya. "Apa kamu sudah gila? Kamu pria yang sudah menikah, Dirga. Kamu terlalu jauh,"ucapku memalingkan wajah. "Tapi aku duda,"skak Dirga membuat wajahku pucat seketika. -&- Setiap knot kecepatan melaju menembus Cakrawala, sejauh itu cinta yang ku tinggalkan di setiap jejak awan. Saat roda-roda pesawat tidak lagi menapak di ujung landasan, tersisa lah keikhlasan menerima semua takdir. Berpangku pada bait ayat Allah yang terus terlantun merdu. Tingginya langit yang bisa ku tembus tidak membuatku sedekat sujud di penghujung sajadah. Jika serdadu hanya bisa mematahkan senapan di ujung pertempuran dan cendekiawan yang saling beradu argumen di atas meja mematahkan kebingungan. Lantas apakah tidak mungkin meminta Pencipta ku mematahkan takdir yang menjerat? Update seminggu 2 kali😁

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti