Victory
  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 23, 2016
Benarkah tinggal serumah dengan saudara tiri sangat nggak menyenangkan? Kalau pertanyaan itu di ajukan pada Raka, dia pasti setuju. Paling nggak, itulah yang dia alami ketika harus tinggal dengan Oti, adik tirinya yang tomboi abis. Tingkah laku Oti sering bikin Raka keki. Apa benar Oti bandel dan susah di atur? Dia memang cablak, tukang perintah, dan sok jagoan. Pokoknya nggak cewek banget deh. Tapi Oti berani membela teman sesama kelas 1 SMA yang di gencet kakak kelasnya. Dia juga rela berantem melawan preman yang mengancam teman2nya. Perlahan perasaan Raka kok mulai beda ya? Orang bilang benci itu awal cinta. Tapi, apakah hal itu berlaku untuk Raka? Oti kan adiknya, walau cuma adik tiri
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐩𝐚 𝐇𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐁𝐚𝐧𝐝𝐮𝐧𝐠
  • RE-SILIENCE (END)
  • Suami Siaga Satu
  • kakak kelas
  • SYAKIRA how are you?
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • Di Masa Putih Abu - Abu
  • Rumah Pulang
  • DINIKAHI BADBOY

𝐊𝐞𝐧𝐚𝐩𝐚 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐛𝐚𝐧𝐝𝐮𝐧𝐠? 𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘥𝘪 𝘉𝘢𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨, 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨, 𝘱𝘦𝘥𝘶𝘭𝘪, 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘢𝘥𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬𝘬𝘶. 𝑪𝒍𝒂𝒓𝒂 𝑨𝒏𝒅𝒉𝒊𝒏𝒊 𝑺𝒉𝒂𝒑𝒖𝒕𝒓𝒊, putri bungsu dari pasangan 𝑨𝒏𝒈𝒈𝒂 𝑺𝒉𝒂𝒑𝒖𝒕𝒓𝒂 dan 𝑫𝒊𝒏𝒂 𝑨𝒏𝒅𝒉𝒊𝒏𝒊. Keluarga yang sering di anggap pembawa sifat baik untuk orang orang. Mereka mempunyai perusahaan terkenal, bernama 𝘿𝙞𝙜𝙖 𝙀𝙣𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙞𝙣𝙢𝙚𝙣𝙩 Perusahaan yang mereka dirikan dari nol secara bersama sama hingga mereka diberi karunia 3 anak. Walaupun begitu, orang orang tak tau sifat anak bungsu dari keluarga tersebut. Clara, si anak bungsu yang memiliki sifat keras kepala, susah di atur dan bahkan ia di sekolahnya mendapatkan julukan 𝑄𝑢𝑒𝑒𝑛 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑢𝑙𝑙𝑦. Dengan paras yang begitu cantik, dan mempunyai kuasa di sekolah tersebut karena bantuan dari sang ayah, membuat Clara menjadi seenaknya di sekolah itu. Dia sering membully anak anak yang kurang mampu, yang masuk hanya lewat jalur beasiswa hingga anak yang menurut dirinya cupu. Clara sering masuk keluar ruang bk. Walaupun dia anak dari donatur terbesar di sekolah ini, bukan berarti dia tidak mendapatkan hukuman satupun. Clara sering di panggil karena sering bolos, dan sering bully. Bukannya jera, Clara Semangkin menjadi jadi. Hingga angga sang ayah memikirkan untuk memindahkan anaknya ke Bandung, dan membiarkan anaknya di didik oleh sahabatnya yang di kenal kejam, tak kenal kasihan dan ia akan menghukum orang kalau mereka bersalah. bagaimana ke selanjutan dari kisah Clara, apakah ia menjadi gadis yang terdidik dan men

More details
WpActionLinkContent Guidelines