Stay With Me
  • WpView
    Reads 6,722
  • WpVote
    Votes 243
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 29, 2016
Julian yang mengendarai mobil tiba-tiba berhenti mendadak karna mendengar penjelasan dede kalau dede ternyata juga mencintai dilla,julian pun sangat marah mereka turun dari mobil dan langsung memukul dede. "Penghianat lu de,ternyata diam-diam lu suka sama dilla!"ucap dede sambil memukul dede. dede tak hanya diam,dia juga membalas pukulan julian mereka pun bertengkar hebat di pinggir jalan,dede mendorong julian di tengah jalan dede tidak tau jika ada truk yang akan melintas julian tak sempat menghindar karna sudah terluka parah karna dipukuli dede tiba tiba "BRUUUKKK" tabrakan keras membuat julian terlempar dan jatuh, jauh dari tempat kejadian. dede yang melihat kejadian tersebut kaget dan langsung menolong julian yang sudah berlumuran darah dan dede membawa julian kerumah sakit,julian langsung dirawat di UGD. Dede juga menelpon dilla untuk datang dirumah sakit. "apa yang sudah lu lakuin de,Jahat lo. gue benci sama lo"dilla "Sorry dil"ucap dede merasa bersalah
All Rights Reserved
#26
reva
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "LOVE AGAIN"
  • GOLD
  •  CHIKA IS MINE
  • HE'S A TOUGH BODYGUARD (DI ROMBAK)
  • Rumah Tanpa Atap
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • CRAZY GIRL (END)
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu

Adeev tersenyum sinis dan mengangkat kakinya. Adeev menginjak luka di pundak laki-laki itu dan menekannya. Suara teriakan kesakitan menggema di kamar hotel. "Dulu mungkin aku terlalu bodoh untuk tidak langsung membunuhnya. Aku juga terlalu baik untuk tidak langsung menembak kepalanya. Tapi apakah kau tahu, karena dia dan dirimu aku menjadi sadar bahwa tidak seharusnya ada belas kasihan untuk siapapun." Laki-laki itu memegang kaki Adeev berusaha mendorong agar tidak menginjak pundaknya. Tapi Adeev justru semakin menekan luka itu. "Dee, apa yang kau lakukan!!" Adeev melepaskan luka tembak laki-laki itu dari injakan kakinya. Dan menatap Exell dalam-dalam tapi tidak lama kemudian para pasukan tim blacklion ikut masuk dan langsung mengamankan kamar hotel itu. Sedangkan ketua tim berlari dan memeriksa keadaan laki-laki itu. Saat tahu target mereka sudah tak sadarkan diri dengan bersimbah darah dan luka tembak. Dia bangkit dan langsung menodongkan pistol ke arah Adeev. ----------------------------------------------- "Ketika cinta harus kalah oleh dendam. Dan ketika dendam harus kalah oleh ketulusan. Saat kau harus mati-matian bangkit dari keterpurukan yang begitu dalam. Berusaha membangun tembok tinggi untuk melindungi dirimu. Menancapkan dendam pada hatimu sendiri agar membalaskan semua sakit yang kau rasakan, tapi tembok itu perlahan menjadi rapuh saat kau sadar dia tak pantas merasakan sakit yang pernah kau rasakan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines