Like A Traffic Light

Like A Traffic Light

  • WpView
    Reads 449
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 25, 2016
Ya, kisahku sangat aneh. Seperti persimpangan jalan. Kebingungan menentukan jalan kebahagiaan. Kau, kau, dan kau datang dari setiap arah. Aku, hanya dapat menatap kalian dari sini dengan bingung. Memilih? Aku ragu akan hal itu. Susah? Memang, dalam menetukan pilihan memang susah. Jika kalian tanya mana yang lebih aku cintai, aku hanya bisa tersenyum getir. "Ayolah, hanya tentukan saja diantara gue, dia, atau dia. Itu saja. Sesuaikan dengan hati lo. Gue selalu nunggu jawaban lo." Sesak yang kurasa. Cinta, memang sakit. Dan aku, siap untuk itu dan mulai menapakkan kakiku ke arah jalan yang benar.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BY MY SIDE
  • Girl or Football
  • You (Under Revision)
  • [END] Blind Rainbow
  • ASRAR|
  • Kelas A [End]
  • He is not My Best Friend (End)
  • ANGKASA
  • DEAR LOVE
  • Imagination

Cinta adalah aturan dari pasangan yg kita patuhi atas dasar rasa sayang dan takut kehilangan. Cinta juga adalah bentuk dari ekspresi bahagia melihat dia ada. Mengaplikasikan rasa syukur dengan ingin selalu bersamanya. Dan soal cemburu, cemburu menurut saya adalah hukum alam dari adanya sebuah ikatan. Bisa dibilang satu paket dengan cinta itu sendiri. Disini, saya ingin mematahkan anggapan bahwa perempuan makhluk paling mencinta. Lewat sosok Ervan dalam cerita, saya ingin memperlihatkan cinta dari sudut pandang laki-laki yg jarang diajak diskusi karena dianggap tidak punya hati dan lebih mementingkan logika. Disini juga saya ingin sampaikan, kalau Cinta itu luapan perasaan. Tak peduli bagaimana caranya. Mau itu berpelukan atau hanya saling mengirim pesan. Karena tujuan awalnya pasti sama. Berharap dibahagiakan. Mari saling menguatkan lewat pesan, yg sedang LDRan.. Sering-seringlah bertemu yg masih bisa bertemu. Dan semoga dia yg sedang mengintai, diberi keberanian untuk memulai. Untuk yg sedang patah hati, cepat-cepatlah cari pengganti (mari saling memaklumi atas kekurangan yg kita punya masing-masing. Kalian boleh kasih saran. Tapi maaf kalau nantinya tidak saya dengar. karena semua saran kadang memang tidak harus didengar, karena setiap orang pasti berbeda-beda dalam memberi masukan. Saya cuma ingin jadi diri sendiri tanpa terkontaminasi omongan orang lain. Maaf egois. Tapi saya suka pendapat saya diatas. Hehe)

More details
WpActionLinkContent Guidelines