Mine
  • WpView
    Reads 1,804,425
  • WpVote
    Votes 26,862
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 21, 2016
Ternyata hanya karena obsesi tidak berguna anda itu? Oh! Selamat, anda sudah membuat saya jatuh sejatuh jatuhnya. -Leonna Abela Vataro- Murid trublemaker yang pandai dari semua bidang kecuali fisika? Bagaimana bisa? Aku harus bisa merubahnya, bagaimanapun caranya. Sekalipun dengan berpura-pura mencintainya. -Frans Damian Warren- Note: Full part yang sudah di revisi silahkan cek di Dreame atau Innovel dengan judul dan username yang sama. Cover by intanzs
All Rights Reserved
#230
troublemaker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SeKalya
  • Obsession (End)
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • My Favorite Trouble Maker (Reline)
  • Figuran Dalam Novel BL
  • She Loved A Lie
  • Obsessed : Project IRIS
  • Between Us √
  • Jeff || The Devil Second Lead (End)
  • [BL] Sudden Omega
SeKalya

"Pakai, Kal. Anginnya jahat malam ini," ucap Sean lembut. Kalya justru mundur selangkah, menepis tangan Sean hingga jaket itu jatuh ke aspal basah. Matanya yang jernih tampak berapi-api oleh rasa takut yang disamarkan sebagai kemarahan. "Lo mau apa, Sean?" suara Kalya parau. "Lo kasih gue susu hangat, lo jemput gue tiap pagi, sekarang lo kasih jaket. Lo mau minta apa dari gue sebagai gantinya? Nilai? Uang? Atau apa?" Sean terdiam, menatap jaketnya yang kotor tanpa rasa kesal. "Gue nggak minta apa-apa, Kal. Gue cuma mau lo nggak kedinginan." Kalya tertawa hambar, sebuah tawa yang terdengar menyakitkan. "Nggak ada yang gratis di dunia ini, Sean. Berhenti bersikap tulus, karena gue nggak tahu cara bayarnya." ༼⁠ ⁠つ⁠ ⁠◕⁠‿⁠◕⁠ ⁠༽⁠つ Ini adalah kisah tentang bagaimana rasanya menjadi haus di tengah hujan. Kalyani Nirankara dikelilingi oleh banyak hal, tapi ia kelaparan akan rasa aman. Ia adalah perempuan yang dipaksa tanpa cela oleh tuntutan keluarga Adiwangsa, menyembunyikan luka di balik seragam lengan panjang yang selalu tertutup rapat. Sean Diratama hadir bukan sebagai pahlawan yang bisa langsung menyembuhkan segalanya. Ia hanyalah laki-laki yang mencoba memahami betapa hancurnya seseorang yang dipaksa terlihat hebat oleh dunia. Nama SeKalya menjadi saksi bahwa pertemuan mereka adalah sebuah kejadian satu kali yang meninggalkan bekas abadi. Sebuah perjalanan yang menjadi penentu; apakah mereka akan berakhir dengan menyembuhkan luka lama, atau justru harus merelakan satu-satunya harapan yang pernah mereka punya. Latar: Jakarta, 2026 SMA Paramitha, Kelas 12

More details
WpActionLinkContent Guidelines