AKU KAU DAN TUHAN KITA

AKU KAU DAN TUHAN KITA

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 28, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
aku jatuh cinta padanya. Pada makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Dia Cantik dan istimewa itu yang pertama terlintas di otakku ketika pertama kali menatapnya. pertemuan yang tanpa di sengaja. pertemuan pertama yang begitu berkesan bagiku tapi tidak baginya. yang ku tau dia berbeda. berbeda dari segala sisi aku memandangnya. dan perbedaan itu yang buat kita tak sama. ada tembok penghalang yang kokoh yang membentengi kami. seakan menjelaskan bahwa kami tidak dapat bersatu. meski cintaku padanya begitu besar. namun cinta tuhan padaku jauh lebih besar. Aku berjumpa dengannya di salah satu cafe dekat kampus. dia baik dan menyenangkan. kami berbicara banyak. itu pertama kali aku terbuka dengan orang yang baru ku kenal. dan aku masih mengingat bagaimana mata itu menatapku lembut
All Rights Reserved
#118
general
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • Belajar Dari Ikhlas(TAMAT)
  • Mencintaimu Karna Allah
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • BERLIAN
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Movin On
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah memberikanku kesempatan merasakan kehidupan." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines