Rindu Terindah

Rindu Terindah

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 30, 2016
Suara petir menhentakan sepi malam hari,suara ramai didepan rumah menghilangkan rasa takut hentakan petir. Kecemasan,kegelisanan,rasa takut tercampur dalam otakku yang melambung jauh "Ana,ko belum tidur?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pangeran Alfiyyah [SELESAI]
  • REMEMBER ME ABOUT YOU ( JungJaehyun )
  • "Tatapan Terakhir yang Tak Kujadikan Pertanda"
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah

aku terbangun dari bunga tidurku. tak lama alarm hp ku terdengar dari arah meja belajarku. aku bangkit dari tempat tidurku. lalu mencari hpku yang terselip diantara beberapa tumpukan buku yang terbuka. "masih hujan?". batinku. lalu, aku mematikan alarm hp ku untuk memastikan kalau ini benar-benar suara hujan. "sudah pukul empat pagi?". gumamku. aku membuka tirai jendela kamarku, kacanya berembun. tanganku berayun menuliskan sebuah nama, "Nurrun Najma Laila". dingin sekali

More details
WpActionLinkContent Guidelines