Rahasia Tuhan

Rahasia Tuhan

  • WpView
    Leituras 76
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadMaduroConcluída sex, jan 29, 2016
Ditulis oleh : Fitri Mulyasari Nama ku Irma, aku berusia 18 tahun. Aku tinggal disebuah desa kecil wilayah kota besar. Aku duduk dikelas XII jurusan SAINS Sekolah Menengah Atas. Aku anak sulung dari tiga bersaudara. Aku memiliki adik kembar perempuan yang masih berusia 2 tahun. Namanya Ita dan Ina. Kehidupan ku bagai kopi tanpa gula. Bagai benang yang sudah menyatu dengan benang yang lain dan susah untuk diatur seperti sediakala. Hidupku sangat rumit. Entah kenapa aku bisa mengalami kehidupan yang seperti ini. Ayah dan ibu ku berpisah. Keluarga kami terpecah belah bagai kaca yang sudah pecah dan tak dapat disatukan kembali. Ibu meninggalkan ayah tanpa memperdulikan anak - anaknya. Ibu pergi dengan laki - laki lain ke luar kota. Semenjak itu kami tidak pernah lagi mendapat kabar dari ibu. Ayah tidak bekerja karena sudah di PHK oleh pabrik tempat ayah bekerja. Dua bulan ayah menganggur, akhirnya ayah mendapat informasi pekerjaan dari salah satu temannya. Pekerjaan yang dita
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Embun Pagi
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Dalam Diam | Hiatus
  • dijodohkan dengan ustadz Daniel
  • Avontur Rasa
  • Cermin TAK Sama
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • My Duchess / End
  • Puisi Kegagalan

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo